HETANEWS

Polisi Tangkap ASN RSUD Makassar yang Timbun 300 Kotak Masker

ASN di Makassar ditangkap karena timbun ratusan kotak masker.

Makassar, hetanews.com - Polsek Panakkukang, Kota Makassar, Sulsel, mengungkap penimbun masker di Perumahan Dosen Universitas Hasanuddin Moncongloe, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

"Dalam pengungkapan ini, kami menggerebek sebuah rumah di Perdos Unhas Moncongloe, Maros dan berhasil menyita kurang lebih 300 pack masker berbagai merek yang siap edar di Kota Makassar," kata Kapolsek Panakkukang, Kompol Jamal Faturrachman, Kamis (5/3).

Sedikitnya 300 kotak masker berbagai merek berhasil diamankan aparat kepolisian beserta 3 orang penimbunnya. Ketiganya adalah Budi Prakoso alias Rama (26), Dwi Setyo Utomo alias Tyo (22) dan Lince (44).

Cara penggunaan masker
Ilustrasi memakai masker.

"Pelaku Lince merupakan seorang ASN di RSUD Daya Kota Makassar," Jamal menyebutkan.

Pengungkapan kasus penimbunan masker kesehatan ini bermula dari penyelidikan Resmob Polsek Panakkukang terhadap salah seorang pelaku yang menjual masker tersebut di Facebook. Polisi merasa curiga karena pelaku menjual dengan harga yang lebih mahal dari harga biasanya.

"Kami melakukan undercover buy (menyamar sebagai pembeli) dan memesan masker ini sebanyak 20 pack dengan kesepakatan harga Rp270 ribu per pack. Kemudian kami ini janjian dengan Rama bertransaksi di jalan Kijang, dan selanjutnya anggota ke lokasi dan menangkap Rama," Jamal membeberkan.

Saat Rama digeledah polisi berhasil menemukan 34 kotak masker berbagai merek. Rama pun kemudian mengaku bahwa dia masih menyimpan lebih banyak lagi masker di rumah rekannya.

"Nah Tim Resmob langsung ke sana di Perdos Unhas Maros, ternyata betul. Di sana lah kemudian kita amankan Lince dan anaknya Tio. Rumah mereka kita duga sebagai lokasi penimbunan masker kesehatan," kata Jamal.

Sumber: kumparan.com 

Editor: suci.