HETANEWS.COM

Gak Kuat Dengar Dituntut 5 Tahun Penjara, Pak Tom Minta Hukumannya Diperingan

Terdakwa diborgol petugas. (foto/ay)

Siantar, hetanews.com - Jaksa Rahmah Hayati Sinaga, menuntut terdakwa Suhermanto als Pak Tom (42), warga jalan Flores, Kelurahan Bantan, dengan pidana penjara 5 tahun, denda Rp1 milyar, subsider 6 bulan penjara.

Ancaman hukuman itu, dibacakan jaksa dalam persidangan, Rabu (4/3/2020) lalu, di Pengadilan Negeri (PN) Pematangsiantar.

Menurut jaksa penuntut umum, terdakwa telah terbukti bersalah, melanggar pasal 114 (1) UU RI No 35/2009 tentang narkotika.

Atas tuntutan tersebut, terdakwa didampingi pengacara, Erwin Purba SH, memohon kepada majelis hakim agar hukumannya diringankan. Dengan alasan menyesal dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi.

Sesuai fakta yang terungkap dalam persidangan, terdakwa pada Kamis, 3 Oktober 2019 lalu, sekira pukul 17.00 WIB, di Jalan Dea, Kelurahan Bukit Sofa, Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Pematangsiantar, membeli sabu dari Aseng, seharga Rp450 ribu, disuruh Dicky (DPO).

Usai menerima sabu dari Aseng, tak lama petugas Polresta Siantar, saksi Ricky Hanjaya dan Alex Sidabutar yang sudah mendapatkan informasi, langsung mengamankan terdakwa.

Disita barang bukti dari kantong celana belakang sebelah kanan, uang Rp. 50.000 dan  dari tangannya, ditemukan sepaket sabu dan juga HP Samsung. Sabu seberat 0,75 gram (bruto), dinyatakan dimusnahkan.

Penulis: ay. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan