HETANEWS

Viral Cerita Driver Ojol Dikeroyok Debt Collector di Yogyakarta

Korban melapor pengeroyokan oleh debt collector ke Polsek Depok Timur.

Yogyakarta, hetanews.com - Nasib nahas menimpa pengemudi ojek online bernama Luthfi Aditya Kusuma (29). Pria kelahiran Kabupaten Kulon Progo itu dikeroyok debt collector (DC) saat melerai DC yang hendak menarik motor milik rekannya. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Wahid Hasyim, Kabupaten Sleman, Rabu (3/3).

Atas peristiwa tersebut Luthfi ditemani rekan ojol lain kemudian melapor ke Polsek Depok Timur. Laporan tertuang dalam LP-B/47/III/2020/DIY/SLM/DPT.

“Kemarin sekitar jam setengah 6 sore ada teman kita berpakaian ojol diberhentikan sama yang ngaku DC mau ditarik motornya karena telat satu bulan. Pertama DC cuma dua orang. Saya muter balik karena pakai jaket ojol saya tanya itu kenapa,” ujar Luthfi di Polsek Depok Timur, Rabu (4/3).

Luthfi menjelaskan kepada debt collector bahwa penarikan di jalan itu tidak sesuai prosedur, harusnya dilakukan di rumah. Terlebih DC tersebut tidak dilengkapi dengan surat.

“Kalau mau narik harus sesuai prosedur tarik di rumah, tapi malah marah ngotot-ngotot itu. Saya coba melerai itu kan di jalan takut bikin kemacetan,” ujarnya.

Luthfi Aditya Kusuma (29) ojol korban pengeroyokan
Luthfi Aditya Kusuma (29) ojol korban pengeroyokan debt collector

Kedua DC tersebut lantas menelpon rekan-rekannya. Ketika itu Luthfi menyuruh rekannya untuk pergi dahulu. Dia tetap di lokasi karena takut rekannya akan dibuntuti.

“Teman saya yang punya motor itu tak suruh pergi dulu. Saya masih di situ. Nah di situ debat lah dikira sok jagoan apa gimana dikeroyok lah. Teman saya ada yang datang untuk misah tapi mereka semakin banyak akhirnya terjadi pengeroyokan itu ke saya. Ada 10 orang,” ujarnya.

Aksi solidaritas ojol di Jalan Wahid Hasyim, Yogyakarta.
Aksi solidaritas ojol di Jalan Wahid Hasyim, Yogyakarta.

Luthfi mengaku mendapat tiga pukulan di kening dan belakang telinga. Setelah pemukulan itu banyak warga yang datang dan para DC itu pergi.

“Semalam saya langsung ke rumah sakit untuk visum,” kata dia.

Akibat peristiwa itu, sejumlah ojol pun melakukan aksi solidaritas. Mereka mendatangi kantor tempat DC itu berada.“Ketika kita datangi kantornya tutup,” kata Atok (57) salah satu ojol.

Aksi solidaritas ojol di Jalan Wahid Hasyim, Yogyakarta.
Aksi solidaritas ojol di Jalan Wahid Hasyim, Yogyakarta.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Depok Timur, Iptu Dewo Mahardian mengatakan bahwa laporan korban sudah diterima. Saat ini korban akan menjalani pemeriksaan terlebih dahulu dengan penyidik.

“Sudah diterima. Laporan sudah tadi malam cuma karena terkendala waktu atau gimana saksi belum bisa datang. Jadi baru diperiksa sekarang,” ujarnya.

Sumber: kumparan.com 

Editor: suci.