HETANEWS

Elektabilitas Hefriansyah Rendah, Posisi Petahana Kurang Menguntungkan

Walikota Hefriansyah saat berkunjung di salah satu tempat di Kota Pematangsiantar, Senin 3 Juni 2019 [dok: Pemko Siantar]

Siantar, hetanews.com - Kurang dari 7 bulan ke depan pemilihan kepala daerah Pilkada tahun 2020 akan dilaksanakan di 9 provinsi 224 kabupaten dan 37 kota. Salah satu kota yang akan menggelar perhelatan Pilkada 23 september 2020 mendatang adalah Pematangsiantar.

Untuk melihat perilaku pemilih dan peluang electoral terkini dari masing-masing bakal calon walikota Pematangsiantar, Lembaga Survey Indo Riset konsultan telah melakukan survei opini publik di kota Pematangsiantar pada 6 sampai 12 Februari 2020.

Menurut direktur program Indonesia konsultan Bowo kumoro temuan hasil survei tersebut menunjukkan bahwa Petahana berada dalam posisi kurang menguntungkan dari segi elektabilitas.

Baca juga: Serius Ikut Pilkada 2020, Hefriansyah Mendaftar Melalui DPD PDIP Sumut

"Sebagai petahana dapat dikatakan Hefriansyah memiliki tingkat elektabilitas sangat rendah. bahkan tingkat elektabilitas petahana berselisih tipis dengan narasi lain berdasarkan temuan survei yang dilakukan pada 6 sampai 12 Februari lalu," ujar Bowo Kumoro, Selasa (3/3/2020).

lebih lanjut Bowo menyampaikan dalam sisa waktu 7 bulan kedepan menjelang pelaksanaan pelaksanaan Pilkada 23 september mendatang akan menjadi masa-masa tidak mudah bagi Petahana untuk mempertahankan kursi walikota Pematangsiantar.

Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah kota Pematangsiantar dan juga kinerja pertahanan tidak cukup memuaskan, kata dia pemilih berpotensi untuk menjatuhkan pilihan terhadap bakal calon walikota  yang dinilai akan dapat membawa perubahan bagi kota Pematangsiantar ke arah lebih baik di masa depan.

Baca juga: DPRD Usulkan Pemberhentian Walikota dan Buat Laporan ke KPK

Penulis: gee. Editor: edo.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.