HETANEWS

Tas Milik Jurnalis Analisa Berisi Uang Rp20 Juta Raib dari Dalam Bagasi, TKP Jalan Gereja Siantar

Korban Bambang saat menuju mobil yang terpakir di depan Alfamidi, Jalan Gereja Siantar. (foto/res)

Siantar, hetanews.com - Berhenti sebentar untuk membeli makanan ringan di Alfamidi Jalan Gereja, Kecamatan Siantar Selatan, tas berisi uang Rp 20 juta, milik jurnalis Harian Analisa, raib dari dalam bagasi mobil, Jumat (28/2/2020) dini hari.

Bukan hanya uang yang dibawa kabur oleh pencuri tersebut, korban juga harus kehilangan laptop, macbook air, dan juga Hp merk Apple.

Menurut Bambang, saat sebelum kejadian, dirinya ingin pergi ke Parapat untuk meliput salah satu kegiatan Muswil XIII Al-Washliyah Sumut di Danau Toba Cottage Internasional, dan saat itu mobil  dikemudian temannya, Andy P Nainggolan.

"Jadi kami berhenti dulu di Alfamidi jalan Gereja untuk membeli makanan dan minuman. Karena dompet saya berada di dalam tas bagasi belakang mobil, saya menyuruh teman saya untuk membukanya dan mengambil dompet saya. Namun begitu pun, saya tidak lupa menutup bagasi mobilnya kembali,"ucap Bambang.

Dan  saat korban turun untuk membeli makanan dan minuman, pemilik mobil, Andy P Naingggolan, juga ikut turun dari dalam mobil untuk buang air kecil, di Alfamidi tersebut.

"Karena teman saya bernama Hafiz berada didalam mobil, jadi mobil tidak dikunci. Tidak berapa lama, kami didalam Alfamidi, kemudian saya melihat bagasi mobil Marcedes Benz yang kami gunakan sudah terbuka," ujarnya.

“Setelah saya melihat bagasi mobil terbuka, saya langsung berlari menuju mobil dan pada saat itu juga, saya melihat ada orang berlari menuju sepeda motor dengan menenteng tas merk palazzo warna hijau punya teman saya,”ungkapnya.

Saat melihat ada orang yang berlari, Bambang mencoba mengejarnya dengan menggunakan mobil. Namun upaya pengejaran itu hanya sia-sia dan mereka kehilangan jejak diduga pelaku.

"Karena kehilangan jejak, kami langsung membuat laporan ke Polres Siantar, dan petugas kepolisian juga telah mengecek CCTV yang berada di Alfamidi. Namun jarak pandang CCTV tersebut terbatas, sehingga pelaku tidak kelihatan," terangnya.

Mereka berharap kepada pihak Polres Siantar agar pelaku bisa cepat ditangkap. Karena kejadian di Alfamidi tersebut, bukan hanya sekali ini saja terjadi, namun telah berulang kali.

Kasat Reskrim, Iptu Nur Istiono, melalui Kasubag Humas, Iptu Rusdi Ahya, membenarkan kejadian yang dialami salah satu Jurnalis Analisa itu.

"Sudah kita terima laporannya semalam, dan untuk pelaku sendiri masih dalam lidik kami. Sedangkan untuk kerugian korban sendiri, diperkirakan sebanyak Rp 50 juta," akhirnya.

Penulis: res. Editor: gun.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.

Komentar 2
  • Johan
    Dalam minggu ini sudah 2 wartawan jadi korban kehilangan....
    Kemarin motor hilang diparkiran pengadilan negeri simalungun.sekarang hilang diparkiran alfamidi...
    Waspadalah waspadalah......
  • Boyke Stak58
    Wartawan Waspada yang tidak waspada.