HETANEWS.COM

DPRD Usulkan Pemberhentian Walikota dan Buat Laporan ke KPK

Suasana saat pengambilan voting DPRD Pematangsiantar, Jumat (28/2/2020).

Siantar, hetanews.com - Hasil paripurna DPRD Pematangsiantar memutuskan untuk melaporkan kerugian negara ke KPK dan mengusulkan pemberhentian Walikota Pematangsiantar Hefriansyah ke Mahkamah Agung [MA].

Keputusan diambil setelah laporan penyelidikan Pansus Hak Angket DPRD yang menyatakan walikota telah menyalahgunakan wewenangnya dan melanggar sumpah/janji jabatannya sebagai kepala daerah sebagaimana dimaksud dalam pasal 76 ayat (1) Huruf G UU No 23 Tahun 2014 tentang pemerintah daerah.

Dari pandangan akhir 6 fraksi atas laporan Pansus mengerucut dua poin persoalan sebagai tindak lanjut dari Pansus Hak Angket DPRD. Yakni penyalahgunaan wewenang dan kerugian keuangan negara.

Pertama, pergeseran anggaran sebesar Rp 46 Miliar dan kerugian negara sebesar Rp 913 Juta atas pembangunan tugu Sang Naualuh, akan dilaporkan ke KPK. 

Keputusan ini diambil secara voting dengan cara angkat tangan sebagai tanda sepakat. Diketahui  27 anggota DPRD yang hadir saat itu 2 diantara tidak bersepakat yakni Timbul Lingga dan Arif Hutabarat. 

Setelah itu, pengambilan voting dilanjutkan terkait penyalahgunaan wewenang. Ada dua opsi, yakni mengusulkan pemberhentian Walikota ke Mahkamah Agung dan Hak Menyatakan Pendapat [HMP] DPRD. 

Melalui voting dengan cara menulis di dalam kertas yang dikumpulkan dalam wadah, sebanyak 27 Anggota DPRD memberikan hak suara. Hasilnya 22 Anggota DPRD mengusulkan pemberhentian Walikota dan 5 anggota DPRD mengusulkan HMP. 

Hasilnya DPRD mengusulkan pemberhentian Walikota ke Mahkamah Agung. Kedua keputusan ini akan ditindak lanjuti dalam waktu dekat ini. 

"Kalau sudah dilengkapi dokumen dokumen atau lampiran lampiran kita akan kirimkan ke instansi terkait. Kalau bisa besok secepatnya kita kirimkan," kata Wakil Ketua DPRD Mangatas Silalahi, Jumat (28/2/2020) siang.

Pada kesempatan ini pimpinan DPRD juga mengucapkan terima kasih kepada Pansus Hak Angket yang telah menyelesaikan tugasnya. Pansus Hak Angket setelah penyerahan hasil laporan Kamis kemarin, telah membubarkan diri.

Baca juga: 6 Fraksi Minus PAN PI Sampaikan Pandangan Akhir Pansus Hak Angket

Penulis: huget. Editor: edo.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan