HETANEWS

3 Pengedar Narkoba Disergap di Aceh Utara, 35 Kg Sabu Asal Malaysia Disita

Pengedar sabu yang ditangkap BNN dan Polda Aceh.

Aceh, hetanews.com - Tim gabungan Polda Aceh bersama BNN menangkap tiga pengedar narkoba jenis sabu berinisial HU (43), MO (31), dan MU (35). Dari tangan mereka tim gabungan menyita 35 kg sabu yang disimpan dalam kemasan teh bertuliskan China.

Direktur Reserse Narkoba Polda Aceh, Kombes Pol Rudi Ahmad Sudrajat, mengatakan tiga pelaku ditangkap di kompleks SPBU kawasan Geudong, Kecamatan Samudera, Aceh Utara, Rabu (26/2). Diduga sabu berasal dari Malaysia untuk diedarkan di Aceh.

“Dari penangkapan dan penggeledahan ini petugas menyita 2 kotak ikan yang berisikan sabu sebanyak 35 bungkus atau kurang lebih 35 kilogram dalam kemasan teh China,” kata Rudi Ahmad, dalam keterangannya Kamis (27/2).

Pengedar sabu yang ditangkap BNN dan Polda Aceh
Barang bukti Sabu

Rudi mengatakan penangkapan bermula dari informasi dari seorang informan tentang adanya peredaran sabu dari Malaysia yang diangkut menggunakan kapal motor melalui jalur laut. Sabu itu akan dikirimkan ke Kecamatan Geudong, Aceh Utara menggunakan mobil boks.

Petugas yang telah mengantongi informasi itu, tim langsung mengikuti mobil tersebut hingga ke SPBU wilayah Geudong.

“Pada saat kedua pelaku HU dan MO memindahkan sabu langsung disergap oleh tim. Selanjutnya dilakukan interogasi di ruangan sat Narkoba Polres Aceh utara. Pelaku mengakui kalau ia disuruh oleh bosnya yang berdomisili di Malaysia,” ucap Rudi.

Pengedar sabu yang ditangkap BNN dan Polda Aceh
Barang bukti Sabu

Tim kemudian memeriksa percakapan di ponsel dua pelaku. Diketahui mereka diminta oleh seseorang untuk menyerahkan sabu itu kepada pemesan yang ada di Aceh dan Medan.

"Tim kemudian melakukan pengembangan, dan berhasil mengamankan seorang pelaku lainnya MU. MU diringkus petugas di SPBU Blang Mangat, Lhokseumawe," tutur Rudi.

Rudi mengatakan tiga pelaku langsung dibawa ke Polres Aceh Utara untuk diperiksa lebih jauh. Tim juga masih mengembangkan kasus ini.

"Saat ini tim sedang melakukan pengembangan terhadap para pemesan lainnya," tutup dia.

Sumber: kumparan.com 

Editor: suci.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.