HETANEWS

Kedoi Sang Kurir Ganja Akhirnya Divonis 6 Tahun Penjara

Terdakwa pakai rompi saat digiring petugas meninggalkan ruang sidang usai divonis 6 tahun penjara. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Roziyanti, Aries Ginting dan Justiar Ronal, akhirnya menjatuhkan pidana 6 tahun penjara, denda Rp800 juta, subsider 6 bulan penjara, kepada terdakwa Dedi Siswanto als Kedoi (42), di PN Simalungun, Kamis  (27/2/2020). 

Vonis hakim tersebut naik dari tuntutan jaksa, Dedi Chandra Sihombing, yang sebelumnya menuntut pidana penjara selama 5 tahun, denda Rp800 juta, subsider 6 bulan penjara.

Menurut hakim, terdakwa yang tinggal di jalan Nagur, Kelurahan Pematang Tanah Jawa ini, telah terbukti bersalah melanggar pasal 111 (1) UU RI No 35/2009 tentang narkotika.

Kedoy terbukti menjadi kurir ganja, dan ditangkap pada Sabtu, 7 September 2019, lalu, di depan rumahnya.

Polsek Tanah Jawa, saksi Hendra Siahaan, P Simbolon dan Bayu S Heryanto, mengamankan ganja yang dibungkus kertas koran.

Menurut terdakwa, ganja itu dibeli dari Togap (DPO), di kampungnya seharga Rp15 ribu.

Ganja tersebut adalah pesanan Meswanto (disidang terpisah) yang masih sekampung dengan terdakwa dan dijual seharga Rp20 ribu. Sehingga terdakwa Kedoy mendapat keuntungan Rp5 ribu.           

Hal yang memberatkan dalam pertimbangan putusan hakim, bahwa perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkotika. Sedangkan hal meringankan, terdakwa bersikap sopan. Selain itu, terdakwa juga dibebankan membayar ongkos perkara sebesar 5 ribu rupiah.

Didampingi pengacara Sarah SH dari Posbakum PN Simalungun, terdakwa menyatakan pikir-pikir atas putusan tetsebut. Demikian juga dengan jaksa, masih pikir-pikir.

Penulis: ay. Editor: gun.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.