HETANEWS

Hari Ini 5 Hotspot Terpantau di Aceh

Petugas memadamkan lahan seluas 200 m2 yang terbakar di kawasan Lhok Seudu Kaki Gunung Paro, Kecamatan Leupueng, Aceh Besar

Bandah aceh, hetanews.com - Sedikitnya lima hotspot (titik panas) terdeteksi yang terpantau lewat satelit di kawasan Barat Selatan Aceh (Barsela). Kelima hotspot tersebut terdapat di tiga kabupaten.

Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Meulaboh-Nagan Raya, Yoga Maruf mengatakan, tiga kabupaten yang terdapat hotspot berada di Aceh Selatan, Aceh Jaya, dan Aceh Singkil.

"Dari tiga kabupaten tersebut, dua titik panas terdapat di Aceh Selatan, dua di Aceh Jaya dan satu titik panas di Aceh Singkil," kata Yoga Maruf, Kamis (27/2).

Dikatakannya, hotspot tersebut terpantau lewat satelit Terra, Aqua, dan Suomi NPP sejak Rabu, 26 Februari 2020.

Secara rinci, untuk wilayah Aceh Selatan kedua hotspot berada di Kecamatan Kluet Utara dengan bentang alam pada bujur 97.3586 dan lintang 3.1913, tingkat kepercayaan 71 persen, serta bentang alam pada bujur 97.3496 dan lintang 3.1900 dengan tingkat kepercayaan 78 persen.

Untuk Kabupaten Aceh Jaya berada di Kecamatan Jaya, pada bentang alam bujur 95.4293 dan lintang 4.1329, tingkat kepercayaan 56 persen, serta di Kecamatan Panga pada bujur 95.7959 dengan lintang 4.5796, tingkat kepercayaan 78 persen.

"Di Kabupaten Aceh Singkil terdapat di Kecamatan Danau Paris berada pada bujur 98.1404 dengan lintang 2.2076 dan tingkat kepercayaan 70 persen," ungkapnya.

Sebelumnya, lahan hutan seluas 200 m2, terbakar di pinggir jalan raya Banda Aceh-Calang, kawasan Desa Lhok Seudu (kaki Gunung Paro), Kecamatan Leupueng, Kabupaten Aceh Besar. Belum diketahui penyebabnya dan masih dalam tahap penyelidikan pihak berwajib.

Dari laporan yang diterima Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), BPBD Aceh Besar dan petugas piket pos Peukan Bada dikerahkan satu unit armada pemadam kebakaran (damkar) dengan jumlah personel tiga orang untuk memadamkan api, turut pula dibantu Polri dan masyarakat.

Informasi yang diterima menyebutkan, api saat ini sudah berhasil dipadamkan.

Sumber: analisadaily.com 

Editor: suci.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.