HETANEWS

Aljoan: Pengen Ketemu dengan Orang yang Mau Culik Anak Saya

Aljoan Mario Ginting [Kiri] saat bertemu dengan Kepsek, security di Sekolah Kalam Kudus, Rabu (26/2/2020).

Siantar, hetanews.com - Kedatangan 5 orang tak dikenal alias OTK ke SD Kalam Kudus Sabtu (22/2) dengan membawa foto seorang siswa SD kelas V inisial OG, membuat ayahnya Aljoan Mario Ginting penasaran dan was was. 

Aljoan menduga kedatangan para OTK itu tak lain ingin menculik anaknya. Ia dan keluarganya ingin bertemu para orang yang tak meninggalkan identitas itu. 

"Saya ingin mencari identitas mereka, siapa sebenarnya mereka dan apa maksud mereka. Kita hanya pengen tahu siapa mereka sampai sampai bawa foto anak saya," katanya, Rabu (26/2/2020).

Baca juga: Meluruskan Informasi Kedatangan 5 OTK di SD Kalam Kudus

Aljoan memastikan dirinya tak punya masalah dengan siapapun termasuk dengan keluarga. Untuk mencari tahu, ayah dua orang anak itu mengunggah kejadian itu ke Facebooknya sekalian memberi himbauan kepada para orang tua siswa untuk was was dan menjaga anak-anak mereka.

"Gak ada persoalan saya diluar, saya pun gak kenal sama sekali. Makanya saya bagikan [postingan facebook] ke kawan kawan juga,"ungkapnya.

Melalui unggahan di Facebook dirinya berharap ada seseorang yang memberitahu siapa ke 5 OTK tersebut.

"Harapan saya mudah mudahan ada yang melapor dengan status saya seperti itu. Melapor dengan cara apa ku tampung. Karena sebenarnya tujuanku, menanyakan mereka itu ke sekolah mau ngapain,"tandasnya. 

Baca juga: Kedatangan 5 OTK di SD Kalam Kudus Meninggalkan Teka teki

Satu diantara 5 OTK itu adalah Ibu-ibu dengan menunjukkan foto anak Aljoan yang diambil dari sosial media. Hal itu membuat dirinya semakin curiga bahwa ada upaya penculikan terhadap puteranya.

"Jadi kerisauan saya kenapa harus anakku sebagai sampelnya. Keganjilan itu yang ku tangkap. Aku merasa takut juga, namanya anak sendiri. Wajarlah orang tua khawatir sekarang saya jaga anak saya. Secara pribadi saya juga minta juga tolong ke polisi dan tentara,"ujarnya.

Kata Aljoan, kejadian ini telah disampaikan ke pihak ke polisian dengan keterangan seperti rekaman cctv. Sementara unggahan di akun facebooknya sempat menjadi perhatian para pengguna sosial media. 

Baca juga: Soal Postingan Penculikan Di Kalam Kudus, Polisi Sebut Tidak Benar: Kalau Mencurigakan Lapor Polisi Bukan Medsos

Penulis: gee. Editor: edo.