HETANEWS.COM

Kedatangan 5 OTK di SD Kalam Kudus Meninggalkan Teka teki

ertemuan orang tua siswa Aljoan Mario Ginting dan Kepsek SD Kalam Kudus, Paulus Ganovia dan security yang bertemu 5 OTK, Rabu (26/2/2020).

Siantar, hetanews.com - Kedatangan 5 orang tak dikenal atau OTK di SD Kalam Kudus meninggalkan teka teki. Aljoan Mario Ginting mensinyalir ada upaya penculikan terhadap anaknya. Sementara sempat ada  pengakuan dari OTK anak itu mirip dengan anaknya yang hilang.

Satu diantara 5 OTK adalah seorang Ibu yang mengaku mencari anaknya di SD Kalam Kudus, Jalan Merdeka, Sabtu 22 Februari 2020 siang. Kepada Security, si Ibu mengaku mencari anaknya bernama Jonathan Napitulu, siswa kelas II berumur 9 tahun.

"Dia datang dari seberang sekolah, terus kita cegat, nanya,' Ibu mau kemana?' 'Mau nengok anak saya'. 'Kelas berapa?' Kelas dua atas nama Jonathan Napitupulu," kata Risky, Securty yang pertama kali bertemu dengan para OTK.

"Jadi saya jelasin kalau saya tanya dulu ke Tata Usaha. Karena itu prosedur nya. Setelah itu dia maksa. 'Gak apa apa pak, kalau bisa kita jumpa kepala sekolah'." sambung Risky bercerita percakapan dengan Ibu tersebut, ditemui Rabu (26/2/2020).

Si Ibu bersikukuh untuk bertemu dengan anak yang dimaksud. Bahkan dia berkata kepada Rizky sudah 4 tahun tidak ketemu dengan anaknya itu. Rizky pun mengecek ke Tata usaha nama Jonathan Napitupulu. Namun nama itu tak ada dalam data base siswa.

"Setelah itu kita cari di Tata Usaha atas nama Jonathan Napitupulu kelas dua, tidak ada. Setelah itu saya keluar dari tata usaha dan kordinasi ke depan [pos jaga]. Disitu dia menunjukkan foto anak yang umur lima tahun dan foto  Anak pak Aljoan dari handphone," ungkapnya. 

Baca juga: Soal Postingan Penculikan Di Kalam Kudus, Polisi Sebut Tidak Benar: Kalau Mencurigakan Lapor Polisi Bukan Medsos

OTK Bawa Foto Sumber Sosial Media

Pengakuan Si OTK foto tersebut ia dapat dari sosial media Facebook. Dengan itu ia terus menyakinkan Rizky untuk bertemu dengan anak yang di maksud. Rizky kedua kalinya kembali untuk meminta bantuan pihak sekolah. 

"Kata dia itu dapat dari sosial media. Tidak lama kemudian saya mencari guru BP untuk kordinasi lagi. Rupanya pas lagi ngajar, saya keatas kordinasi dengan Pak Iwan. Saya balik ke depan rupanya orang itu sudah pulang," katanya.  

Disela-sela Rizky berupaya kordinasi dengan pihak, Security bernama David yang menjadi rekan Rizky saat itu rupanya melihat kedatangan OTK. Ia pun balik bertanya kepada Ibu tersebut.

"Setelah mereka dilayani oleh Rizky dari awal, saya mengorek keterangan dari orang itu. Siapa nama anaknya, kelas berapa dan umur berapa," ungkap David yang ditemui bersama Kepsek dan rekan kerjanya Rizky dan Aljoan Mario Ginting, Rabu siang.

"Pengakuan ibu itu anaknya bernama Jonathan Napitupulu umurnya sekitar 9 tahun. Menurut cerita ibu itu, anak ini sudah berpisah sekitar 4 tahun," katanya. 

Si Ibu yang tidak diketahui identitasnya itu kemudian memperlihatkan  foto anak berumur 5 tahun dengan  foto anak dari Aljoan, yang menggambarkan foto bersama dalam kegiatan Natal di sekolah, diakui didapat dari facebook. 

Baca juga: Meluruskan Informasi Kedatangan 5 OTK di SD Kalam Kudus

Setelah Tatap Muka Ada Kemiripan

Di lokasi yang sama, secara kebetulan anak Bungsu Aljoan yang duduk di Kelas V SD Kalam Kudus keluar ruangan pada jam pelajaran olah raga, Sabtu (22/2/2020) siang. David yang saat itu tetap berjaga akhirnya memberi kesempatan.

"Kebetulan anak bapak ini bermain di sekitar lapangan. Jadi untuk mempercepat suasana karena situasi mulai repot dan orang tua siswa juga mau menjemput, jadi saya tunjukkan sama orang ibu itu," ungkapnya.

Sebelum mempertemukan keduanya dari jarak skat pagar, David lebih dulu menanyakan apakah benar mengenal para OTK khusunya Ibu itu.

"Anak itu saya bawa mendekat cuma pas di dalam pagar, orang itu di luar [OTK]. Jadi saya sempat saya tanya anak itu, kenal dengan orang ini si anak pun bilang gak kenal." 

Percakapan singkat dalam pengawasan David, saat itu si OTK sempat berkomunikasi langsung saat tatap muka. Ternyata dia mengaku itu bukan anak yang dia cari. 

"Ibu sempat menanya anak itu, 'kamu marga apa dek?' 'marga Ginting'. Setalah ditanya begitu Ibu itupun bilang 'memang gak anak saya'. 'Memang anak ini mirip dengan anak saya, tapi bukan anak saya'. Setelah itu  orang ibu itu pun minta izin pulang," katanya menirukan ucapan si OTK.

Setelah pertemuan singkat itu, Security pun menyarankan agar si Ibu dan 4 orang temanya mencari anak yang dimaksud ke tempat lain. 

"Karena Informasi awal anaknya sekolah kalam kudus, jadi sempat kami sarankan ke sekolah lain. Dari 5 orang itu yang paling vokal ibu itu saja, tapi ada sebagian yang ngomong," katanya. 

Mengetahui kejadian itu, pihak sekolah dan Aljoan Mario pun bertemu. Kepsek SD Kalam Kudus, Paulus Ganovia, memastikan tidak ada siswa bernama Jonathan Napitulu.

"Begitu aku tau ke lima orang itu gak ada datanya [5 OTK], aku minta cctv, langsung aku pelajari sendiri. Dan itu aku langsung posting [Facebook] penasaran ingin tau siapa mereka. Kok bisa bawa foto anakku," ungkap Aljoan. 

Penulis: huget. Editor: edo.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!