HETANEWS.COM

Dituduh Curi Sawit, Hakim Vonis Bebas Daner Girsang Usai Dituntut 3 Tahun Penjara

Terdakwa Daner Girsang (pakai baju putih) di PN Siantar usai divonis bebas. (foto/ ay)

Siantar, hetanews.com - Terdakwa Daner Girsang (49), didakwa melakukan pencurian 3,4 ton sawit yang mengakibatkan saksi pelapor atau korban, mengklaim rugi hingga Rp600 juta.

Dalam persidangan Rabu (26/2/2020), di Pengadilan Negeri (PN) Pematangsiantar, terdakwa Daner divonis bebas oleh ketua majelis hakim, Simon CP Sitorus dengan 2 hakim anggota, M Iqbal Purba dan Rahmat Hasibuan.

Sebelumnya, terdakwa yang bermukim di Bah Biak Kiri, Kelurahan Sigulang-gulang ini, dituntut 3 tahun penjara oleh jaksa Heri Santoso SH.

Dia dipersalahkan melanggar pasal 363 (1) ke-4 Jo pasal 55 (1) ke-1 KUH Pidana.

Menurut hakim, unsur tersebut tidak terpenuhi dan membebaskan terdakwa dari segala tuntutan hukum. Menyatakan agar jaksa segera mengeluarkan terdakwa dari  tahanan sejak putusan dikeluarkan.

Pengacara Daulat Sihombing yang mendampingi terdakwa selama persidangan, ketika ditanya Hetanews.com menjelaskan, bahwa hakim dalam pertimbangannya menyebutkan, jika sebahagian atau seluruhnya unsur dalam pasal 363 (1) tidak terpenuhi. Karena sawit yang diambil terdakwa, bukanlah milik pelapor, Jasmen Saragih.

Berdasarkan fakta yang terungkap dalam persidangan, baik keterangan saksi-saksi dan juga alat bukti tidak terpenuhi, sehingga jika salah satu unsur tidak dapat dipenuhi, maka tuntutan tidak dapat diterima, jelas Sihombing.

Awalnya, jaksa mendakwa Daner telah melakukan pencurian sawit secara bersama - sama  dengan Khairuddin Halawa, Alex Sinaga dan Masterdi Purba (sudah dihukum).

Jaksa juga menyebutkan, jika terdakwa Daner sudah menyuruh Halawa, Alex dan Masterdi untuk memanen buah sawit milik saksi korban, Jasmen Saragih, di atas lahan miliknya di jalan Tuan Rondahaim, Kelurahan Pondok Sayur, Kecamatan Siantar Martoba.

Akibatnya, saksi korban mengalami kerugian hingga Rp600 juta. Pohon kelapa sawit tersebut ditanam saksi korban sejak tahun 2009. Perbuatan itu dilakukan terdakwa pada Senin, 7 Agustus 2017 dan dijual kepada pengepul buah sawit sebanyak 3,4 ton.

Atas vonis bebas tersebut, jaksa akan mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung. "Biasa, kita akan kasasi,"kata Heri, ketika ditanya wartawan, usai persidangan menanggapi putusan hakim tersebut.

Penulis: rahayu. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan