HETANEWS

Oknum PNS Pemkab Simalungun Nangis Usai Dituntut 5 Tahun Penjara

Terdakwa menghapus air matanya, sambil berjalan meninggalkan ruang sidang. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com -  Medi Leonardo Panggabean, PNS di kantor Camat Tanah Jawa, menangis saat meninggalkan ruang sidang, usai dituntut 5 tahun penjara dan denda Rp800 juta, subsider 6 bulan penjara.

Tuntutan tersebut, dibacakan jaksa Dedi Chandra Sihombing SH, dalam persidangan Rabu  (26/2/2020), di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun.

Menurut jaksa, PNS ini sudah terbukti bersalah melanggar pasal 112 (1) UU RI No 35/2009 tentang narkotika. Terdakwa ditangkap Satres Narkoba Polres Simalungun, saksi Donald Tobing dan Parlindungan Saragih, pada Senin, 26 Agustus 2019 lalu, di jalan Akasia Raya.

Sepaket sabu disita dari terdakwa yang diakuinya, baru saja dibeli dari Anto (DPO) yang masih sekampung dengan terdakwa, seharga Rp100 ribu.

Selain sabu, polisi juga menyita uang Rp400 ribu dari saku celana bagian belakang. Tapi karena uang tersebut bukanlah hasil dari peredaran narkotika, maka uangnya dikembalikan.

Terdakwa bertempat tinggal di jalan Durian, Nagori Lestari Indah, Kecamatan Siantar itu, didampingi pengacara, Harfin Siagian SH dari Posbakum PN Simalungun, secara lisan memohon agar hukumannya diringankan hakim. Dengan alasan menyesal dan berjanji tidak akan mengulangi lagi.

Untuk pembacaan putusan majelis hakim yang diketuai A Hadi Nasution SH MH, persidangan dibantu panitera pengganti, A Manurung SH, dinyatakan ditunda.

Penulis: ay. Editor: gun.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.