HETANEWS.COM

Aneh, Polres Tebing Tinggi "Larang" Wartawan Liput Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Reza Sinaga

Tampak personil Sabhara Polres Tebing Tinggi siaga di lokasi  rekonstruksi kasus pembunuhan Reza Ramadan Sinaga. (foto/dmk)

Tebing Tinggi, hetanews.com - Polres Tebing Tinggi seolah "mengkebiri" hak dan profesi insan pers ataupun wartawan. 

Hal ini terlihat jelas, saat beberapa wartawan akan masuk meliput jalannya rekonstruksi kasus pembunuhan Reza Ramadan Sinaga, warga Desa Sipispis, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Sergai, Sumut, di halaman Sat Sabhara Polres Tebing Tinggi Tunggal Panaluan, Rabu (26/2/2020).

Padahal, tugas wartawan jelas diatur dalam Undang - undang nomor 40 tahun 1999 tentang kebebasan pers. Diantaranya berhak untuk mengambil data yang akurat dan fakta untuk dipublikasikan ke khalayak ramai atau publik. 

Pantauan hetanews.com di lokasi, barisan brikade Sat Sabhara Polres Tebing Tinggi  tampak disiagakan di lokasi rekonstruksi.

Sehingga awak media tidak diperbolehkan masuk untuk meliput jalannya rekonstruksi kasus pembunuhan itu.

Padahal, para awak media, termasuk hetanews.com  telah memperkenalkan diri dan mengenakan id card resmi.

"Abangg siapa, gak bisa masuk bang. Dari sini aja abang,"ucap petugas Sabhara, Bripka Purwanto. 

Baca juga: Polres Tebing Tinggi Diminta Dalami Oknum Polisi yang Berada di Lokasi Saat Penganiayaan Reza Sinaga

Menyikapi hal ini, para awak media langsung mendatangi ruangan Kasubag Humas Polres Tebing Tinggi untuk konfirmasi. Namun Kasubag Humas, Iptu J Nainggolan, tidak berada diruangannya. 

Dikonfirmasi hetanews.com via aplikasi handphone, di hari yang sama, Iptu J Nainggolan mengatakan "memang tidak diperbolehkan wartawan meliput didalam pak".

Namun ketika ditanya, apa alasannya? Ia mengatakan "kurang mengerti juga aku sebagai humas, tapi coba aja konfirmasi aja ke Kasat lah pak,"ucapnya. 

Diketahui sebelumnya, Reza Ramadan Sinaga tewas dianiaya oleh Lili Irawan alias Jojon, warga Desa Silau Padang, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Sergai, gegara postingan terduga bandar narkoba, di akun facebook milik korban. 

Penulis: dmk. Editor: gun.

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!