HETANEWS.COM

Ngisap Sabu, Dua Warga Perumnas Diancam 3,6 Tahun Penjara

Pengacara Mibby Damanik saat mendampingi dua terdakwa sebelum persidangan. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Dua terdakwa, Roy Lindung Pandapaotan Saragih (26) dan Riski Arianto Situmorang (21), terbukti ngisap sabu dan masing - masing akhirnya dituntut 3,6 tahun penjara, dikurangi masa tahanan sementara yang telah dijalani. Ancaman hukuman itu, dibacakan jaksa Ade Jaya Ismanto SH, diPN Simalungun, Rabu (26/2/2020).

Menurut jaksa, keduanya warga yang sama di Perumnas, Kecamatan Siantar,  Kabupaten Simalungun dan terbukti bersalah melanggar pasal 127 (1) UU RI No 35/2009 tentang narkotika.

Roy dan Riski, ditangkap di rumah terdakwa Roy, di jalan Kenari Perumnas Bt.VI, pada Minggu, 2 September 2019, lalu.             

Saat ditangkap, Roy sedang duduk di belakang rumah dan Riski berjalan menuju pintu tengah, di hadapan Roy terletak alat hisap sabu bong, pipet, potongan timah bekas rokok dan kaca pirex.

Ketika para saksi menanyakan kepada kedua terdakwa, diakui kalau mereka baru saja memakai sabu yang dibeli secara patungan.

Dari terdakwa Roy Rp 45 ribu dan dari Riski Rp 35 ribu. Sabu dibeli dari Supri Simarmata (DPO), di Simpang Sambo.               

Atas tuntutan jaksa, terdakwa melalui pengacaranya akan mengajukan nota pembelaan (pledoi) secara tertulis. Untuk itu, majelis hakim yang diketuai A Hadi, menunda persidangan hingga Kamis (27/2/2020).

"Untuk memberi kesempatan terdakwa dan pengacaranya mengajukan nota pembelaan, sidang ditunda hingga Kamis,"kata Hadi, didampingi hakim anggota, Aries Ginting dan Roziyanti.

Penulis: ay. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan