Medan, hetanews.com - Polisi memburu pembuat dan penyebar informasi bohong alias hoax nasi gurih dengan daging tikus dijual dekat Universitas Sumatera Utara (USU) Medan. Polisi saat ini sedang menyelidiki akun penyebar hoax itu

"Sedang diselidiki," kata Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah Tobing, Rabu (26/2/2020).

Dia mengatakan pembuat informasi awal diduga menggunakan akun palsu. Akun palsu itu lah yang kini sedang diselidiki.

"Pelaku awal yang kirim pakai akun medsos palsu sedang dicek," ujar Martuasah.

Postingan yang menyebut ada penjual nasi gurih menggunakan potongan daging tikus di dekat USU itu awalnya viral di beberapa media sosial. Polisi pun memastikan postingan itu berisi informasi bohong alias hoax.

Dilihat detikcom dari salah satu postingan, Selasa (25/2), tampak foto-foto bungkusan nasi yang telah dibuka serta seorang penjual nasi di depan Pintu 4 USU. Dalam postingan itu juga terlihat ada foto yang menunjukkan benda abu-abu kehitaman diambil dari dalam bungkusan nasi.

Foto-foto tersebut diikuti narasi penjual nasi gurih plus daging tikus. Disebutkan lokasinya berada di depan Pintu 4 USU, Medan.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan ke lokasi penjualan nasi dan rumah penjualnya. Hasilnya, tak ada daging tikus yang ditemukan atau digunakan dalam proses memasak nasi hingga dijual di sekitar USU.

sumber: detik.com