HETANEWS

Modus Hipnotis Baru, Pelaku Pura-pura Temukan Tas Isi Uang Puluhan Juta di Angkot

Ilustrasi Hipnotis. Foto: Pixabay

Medan, hetanews.com - Polsek Medan Sunggal menangkap seorang wanita paruh baya karena diduga melakukan penipuan dengan modus menemukan tas berisi uang di dalam angkutan kota (angkot)  dengan sasaran para gadis.

Untuk memuluskan perbuatannya, pelaku menggunakan hipnotis.Kanit Reskrim Polsek Medan Sunggal, IPTU Syarif Ginting mengatakan, pelaku yang ditangkap adalah Nur br S (53), warga Jalan Bantara, Kelurahan Berengam, Binjai.

Dijelaskannya, pelaku menyasar para gadis yang menjadi penumpang angkutan kota dengan modus hipnotis. Syarif menuturkan, pelaku ditangkap usai aksi kejahatannya digagalkan oleh dua orang korbannya pada Minggu (23/2/2020).

Kedua korban yakni, S. Putri (15) dan Rieke SP (15) yang saat itu tengah menumpang angkot KPUM 63.Pelaku juga naik ke dalam angkot tersebut.Kedua korban, kata dia, naik dari Carrefour untuk pulang.

"Pelaku pura-pura menjatuhkan tas dengan seolah-olah baru menemukan tas itu, dia  menjelaskan kepada korban bahwa isi tas itu ada uang sebesar  Rp 45 juta," katanya, Selasa (25/2/2020).

Tas isi uang ditukar handphone

Setelah itu, pelaku pun mulai melancarkan modusnya, yaitu menyarankan agar uang dalam tas yang ditemukan ini dibagi oleh kedua korban.Pelaku meminta agar tas tersebut ditukar dengan handphone milik kedua korban.

Namun korban tak mau meskipun pelaku tetap setengah memaksa menawarkan hp milik korban sebagai gantinya.Tak hanya itu, pelaku juga merampas tas milik korban selanjutnya kabur dari angkot tersebut dan naik ke angkot yang lain.

"Korban kemudian berteriak sembari menyebutkan kata modus..modus, hipnotis," sambung Syarif.

Akhirnya setelah melakui aksi kejar-kejaran, pelaku berhasil diringkus.Sempat terjaditarik-tarikan tas antara pelaku dan warga yang menangkapnya.

Tidak lama kemudian, petugas yang menerima laporan tersebut menuju lokasi dan menangkap wanita itu.

"Saat ini pelaku sudah berada di tahanan Polsek Medan Sunggal.Polisi menjeratnya dengan Pasal 378 subsider Pasal 372 KUHP," tegasnya. 

Sumber: kompas.com

Editor: tom.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.