HETANEWS

Truk Tronton Proyek Jalan Tol Gilas Bocah SD di Sipispis

Foto bocah SD yang meninggal dunia akibat digilas truk tronton saat masih di badan jalan.  (foto/dmk)

Sergai, hetanews.com - Aktivitas armada truk tronton milik PT SBP yang mengangkut material tanah timbun (tanah urug) untuk pembangunan jalan tol Tebingtinggi - Pematangsiantar, memakan korban.

Bocah kelas 1 Sekolah Dasar (SD) Pondok Pispis, Desa Buluh Duri, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdang Bedagai, digilas truk tronton saat pulang sekolah, Selasa (25/2/2029), sekitar pukul 11: 20 WIB, tepatnya di jalan lintas atau jalan besar Sipispis - Tebingtinggi, Pondok Pispis.

"Iya terburai, dari pinggang keatas (bagian perut), gak sempat ngerem lah, orang rapat dia motornya, berendeng (konvoi), sementara jalan sempit,"ucap salah satu warga sekitar.

Kejadian bermula saat bocah tersebut hendak pulang dengan menyeberang jalan. Truk tronton yang konvoi dengan laju kecepatan agak kencang, tidak dapat menghentikan laju kendaraannya, sehingga bocah tersebut tergilas ban truk tronton yang berada paling depan.

"Mamaknya nunggu disini (seberang jalan), anaknya nyebrang, perutnya terlindas ban. Sekarang udah dibawa ke rumah sakit,"kata Samper, salah satu guru yang mengajar di SD tersebut.

Terkait peristiwa itu, pada saat yang sama, Juntak, selaku pengawas mobil (armada truk) dari PT SBP (Sarana Baja Perkasa), rekanan yang mengerjakan pembangunan proyek jalan tol, ketika dikonfirmasi wartawan, terkait keterangan masyarakat yang mengatakan, aktivitas truk tersebut yang melaju dengan kencang, menjelaskan, truk mereka kecepatan di bawah 40 Km/per jamnya.

"Lajunya sekitar 30 sampai 40 saja Pak,"jawabnya saat berada di Polsek Sipispis.

Melihat kejadian itu, ratusan warga yang turun ke jalan, merasa kecewa dan marah atas terjadinya peristiwa itu dan berbondong-bondong memenuhi jalanan tempat kejadian.

Bahkan di jalanan dan pekarangan sekitar Polsek Sipispis. Beruntung warga yang marah dapat diredam dengan kehadiran Anggota DPRD Sergai dan Kepala Desa Marjanji, bersama pihak Polsek Sipispis yang cepat tanggap dalam menindak lanjuti kejadian itu.

"Kita hadir untuk mengamankan masyarakat agar tidak terjadi tindakan anarkis. Kita serahkan kepada penegak hukum untuk proses selanjutnya,"terang Saidul Bahri Purba, Anggota DPRD Sergai saat berada di lokasi.

Menanggapi peristiwa kecelakaan dan banyaknya keluhan masyarakat, Ir. Jasmahadi, selaku Kades Marjanji, berjanji akan menghentikan kegiatan pertambangan tanah timbun yang berada di desanya tersebut.

"Kita akan hentikan kegiatan itu, sudah saya himbau kepada pengelolanya,"tegas Kades.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Sipispis, Aiptu NJ Silalahi, ketika dikonfirmasi wartawan, di Polsek Sipispis menjelaskan,  jika supir dan truknya berada di Polsek Sipispis untuk dibawa ke  Satlantas Polres Tebing Tinggi, guna proses hukum selanjutnya.

“Supir dan truknya sudah kita amankan disini, menunggu nanti dibawa ke Satlantas Polres Tebing Tinggi untuk proses selanjutnya,"jelas Kanit Reskrim.

Penulis: dmk. Editor: gun.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.