HETANEWS.COM

Beli Sabu Ngutang, Dua warga Silimakuta Divonis Sama 4,6 Tahun Penjara

Dua terdakwa berjalan meninggalkan ruang sidang usai divonis 4,6 tahun penjara. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Dua warga Kecamatan Silimakuta, Misdi Edward Peranginangin als Misdi (32) dan Suherman Sitohang als Tohang (41), terbukti memiliki sabu, masing - masing divonis 4,6 tahun penjara, denda Rp800 juta subsider 6 bulan penjara.

Putusan majelis hakim yang diketuai Novarina Manurung SH yang dibacakan dalam persidangan Selasa (25/2/2020) itu, lebih ringan dari tuntutan jaksa, Doniel Ferdinan yang semula menuntut pidana penjara, masing - masing selama tahun dan denda.

Tohang dan Misdi, dinyatakan terbukti bersalah memiliki sabu paket 200 ribu, dan dipersalahkan melanggar pasal 112 (1) UU RI no 35/2009 tentang narkotika.

Sabu itu, diakui dibeli dari Riki Girsang (DPO) seharga Rp200 ribu tapi belum dibayar. Tohang berjanji akan membayar, jika sudah gajian (ngutang dulu).

Sabu yang dibalut dengan uang pecahan Rp5000, diterima di areal perladangan kopi milik warga, di Huta Sukadame Nagori Bandar Saribu, Kecamatan Silimakuta, pada Senin, 22 Juli 2019, lalu.

Lalu keduanya ditangkap Polsek Saribudolok Lumban Sirait dkk, di jalan Perladangan, pembibitan kol di kampungnya.

Petugas menyita barang bukti sabu yang diakui akan digunakan di belakang rumah warga, di kampungnya.  Selain pidana penjara dan denda, kedua terdakwa juga dibebankan membayar ongkos perkara 5000 rupiah.

Kedua terdakwa didampingi pengacaranya, menyatakan pikir-pikir. Demikian juga dengan jaksa. Persidangan dibantu panitera pengganti, Paringatan Saragih SH, dinyatakan selesai dan ditutup.

Penulis: ay. Editor: gun.
Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!