HETANEWS

Lapas Klas IIA Siantar Banyak Alami Perubahan Positif

Pencanangan ZI menuju WBK/ WBBM Lapas Klas IIA Siantar bersama Forkopimda Siantar-Simalungun. (foto/ ay)

Simalungun, hetanews.com - Menurut Wakil Walikota Pematangsiantar, Togar Sitorus, Lapas Klas IIA Pematangsiantar telah banyak mengalami perubahan dan jauh lebih baik.

"Dua tahun yang lalu saya dari sini tidak seperti ini, sangat kurang nyaman karena kurang bersih dan kurang tertata,"katanya di sela-  sela acara rapi pencanangan pembangunan Zona Integritas LP Klas IIA Pematangsiantar, menuju Wilayah Bebas Korupsi dan  Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBK dan WBBM), Selasa (25/2/2020), di ruang aula Lapas, jalan Asahan Km 6,5.

Dengan pencanangan ini, semua instansi, termasuk Lapas dalam memberikan pelayanan  tidak membuat proses administrasi yang panjang. Tinggalkan kebiasaan lama "ngapai dipercepat jika bisa dipersulit". Berikan pelayanan prima, cepat, tepat, mudah dan murah, jelas Togar.

Menurut Kalapas Klas IIA Pematangsiantar, Porman Siregar,  jika penandatangan pakta integritas sudah dilaksanakan secara internal. Namun berdasarkan instruksi pimpinan, harus dilakukan dengan disaksikan Forkopimda, maka penandatanganan dilakukan hari ini, katanaya.

Dihadiri dan disaksikan Wakil Walikota Pematangsiantar, Togar Sitorus, Kajari Simalungun, Gloria Sinuhaji dan Kasi Pidum, M.Irvan Maulana, Ketua PN Simalungun, A Hadi Nasution SH, mewakili Dandim, mewakili Kapolres Siantar/Simalungun, Kepala BPS, Danramil, dan Ketua Ombudsman Republik Indonesia wilayah Sumut, Abdya Siregar. Bukti keseriusan Lapas  mengikuti WBK dan WBBM di lingkungan kementerian hukum dan HAM.

Dijelaskan Porman, dirinya sebagai pimpinan telah berulangkali menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk tidak menerima apapun dalam segala pengurusan, baik pembebasan bersyarat, remisi, cuti bersyarat dan lainnya.

"Tinggalkan cara cara lama dan selamatkan diri masing – masing, jangan ada bola panas. Jika anda tidak mendukung, maka anda akan tergilas, “tegasnya.

Hindari suap, sogokan dalam melaksanakan tugas, karena jika terbukti, maka akan saya gilas, katanya mengingatkan kepada seluruh jajarannya.

Mewakili Ombudsman Sumut, A Siregar menjelaskan, jika pencanangan ZI, dimulai sejak tahun 2019.

Dengan tujuan menciptakan pemerintahan yang bersih dan memberikan pelayanan yang mudah juga transparansi kepada masyarakat. Dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih ada tim penilai nasional menuju WBK/WBBM yang terdiri dari  Kemenpan, KPK dan ombudsman RI bidang WBK /WBBM.

A. Siregart juga mengakui, sudah banyak kemajuan pembangunan yang lebih layak di Lapas, khususnya rumah ibadah. Dulu tempat ibadah seadanya saja, tapi kini sudah bisa menampung ratusan napi untuk beribadah baik Mesjid, Gereja dan juga Vihara.

Untuk mewujudkan WBK/ WBBMnya harus didukung semua tim yang memiliki satu tujuan dan satu pikiran. Bukan hanya kemauan pimpinan dan bukan hanya ambisi bawahan karena semua harus bersinergi. Mewujudkan pemerintah yang bebas korupsi dan melayani dengan sepenuh hati tanpa pamrih, ujarnya.

Syarat utamanya adalah seluruh unit kerja memiliki  komitmen yang kuat untuk mewujudkan WBK WBBM. Birokrasi yang mudah dan tidak merumitkan masyarakat sesuai UU No.25/2009 tentang pelayanan publik.  Secara transparansi memberitahukan hak - hak warga binaan, tata cara keluarga/masyarakat saat melakukan jam besuk.  Kapan dia akan bebas, kapan mendapat remisi semua dapat dilihat melalui satu sistem save service.

Sebelum penandatangan pakta integritas diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan hymne Lapas, serta pPengucapan ikrar janji kinerja yang dipimpin Kalapas dan diikuti seluruh pegawai.

Penulis: ay. Editor: gun.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.