HETANEWS

PDPAUS Bantah Usir Pedagang Sayuran Dari STA Sukadame

Sub Terminal Agrobisnis [STA] di Jalan Persatua, Kelurahan Sukadame, Kecamatan Siantar Utara, Minggu 23 Februari 2020, malam.

Siantar, hetanews.com – Dirut PDPAUS membantah jika para pedagang yang memasok sayur mayur pindah setelah pihaknya mengelola STA Sukadame. Justru PDPAUS ingin mendata para pedagang tersebut.

Setelah memutus kontrak kerjasama usaha dengan PT LPR, Direksi PDPAUS bekerjasama dengan CV Tahar untuk mengutip retribusi pengelolaan STA Sukadame di Jalan Persatuan, Kecamatan Siantar Utara, Parluasan.

 Hanya saja proses pengelolaan retribusi sejauh ini belum membuahkan hasil karena pedagang tak lagi melakukan aktivitas bongkar muat di STA.

 “Belum. Nilai kontribusi yang kita tetapkan belum berjalan. Padahal selama ini belum ada kontribusinya ke PDPAUS baik itu ke Pemko, ” kata Dirut PDPAUS Benhart Hutabarat, Senin (24/2/2020).

Baca juga: Tipu Warga dengan Modus Hipnotis, Wanita di Medan Ditangkap Polisi

Benhart menyebut ada oknum yang mengusir pedagang dari STA Sukadame setelah pihaknya mengambil alih pengelolaannya terminal agrobisnis itu.

“ Ada oknum yang ngusir pedagang dari dalam STA karena sudah kita ambil alih pengelolaanya. Kita sudah himbau pedagang supaya jangan takut. Tapi itulah, pedagang lebih dengar mereka ,”ungkapnya.

Ditegaskannya, PDPAUS tidak pernah mengusir pedagang. Pihaknya malah ingin mendata para pedagang pemasok sayur mayor itu.

“Justru kami mau mendata. Mau mendata ulang berapa jumlah pedagang, jadi sampai sekarang belum bisa kita data,”jelasnya, seraya mengatakan pihaknya tengah berkordinasi dengan pihak kecamatan dan pihak terkait untuk mengupayakan kenyamanan pedagang.

Baca juga: Pemasok Sayur Mayur Berpindah Ke Pinggir Jalan

Penulis: gee. Editor: edo.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.