HETANEWS.COM

Soal Postingan Penculikan Di Kalam Kudus, Polisi Sebut Tidak Benar: Kalau Mencurigakan Lapor Polisi Bukan Medsos

Postingan Yang Sempat Viral di Media Sosial.

Siantar, hetanews.com - Dunia sosial media (Sosmed) dihebohkan dengan adanya 5 orang terduga pelaku pencurian anak di sekolah Kalam Kudus yang berada di Jalan Merdeka, Kelurahan Proklmasi, Kecamatan Siantar Barat, Sabtu 22 Februari 2020 lalu. 

Hal itu viral setelah diposting ke Media Sosial (Medsos) Facebook (FB) oleh akun berinisial AMG yang merupakan orang tua anak yang dicari oleh para pelaku di sekolah Kalam Kudus. 

Dalam postingan tersebut AMG, menuliskan Bila ada yang mengenal Tlg info ya bapak, ibu, abg dan kakak, Lokasi ( sd kalam kudus jl merdeka ) waktu ( sabtu 22 feb 2020 sekitar jam 10.00 wib ) 

"Keterangan satpam sekolah sebanyak 5 org datang ke sekolah mengaku datang dari jakarta dgn tujuan mencari anaknya. dengan bermodalkan foto yang diambil dari medsos ( fb ) mengaku anaknya yg sudah lama tidak ketemu bersekolah di sekolah tersebut diatas (Kalam Kudus) . Dan yg diperlihatkan mereka adalah foto anak kami," tulisnya dalam akun FBnya. 

Mengenai hal tersebut, salah satu security sekolah Kalam Kudus saat ditemui, membantah dengan adanya dugaan adanya penculikan anak yang terjadi disekolah tersebut. 

"Tidak ada bang penculikan disini, memang ada kemaren yang datang sebanyak 5 orang mengaku dari Jakarta terus dia mencari anaknya yang sudah hilang dan wanita itu juga mengatakan kalau anaknya sekolah disini (Kalam Kudus)," ucap Security yang tidak mau disebutkan namanya, Senin (24/2/2020) sekira pukul 13.00 Wib. 

Kasat Reskrim Polres Siantar, Iptu Nur Istiono mengatakan kalau dugaan penculikan tersebut tidak benar.

"Memang ke 5 orang yang datang ke sekolah Kalam Kudus itu memang sedang mencari anaknya. Kemudian Security mengatakan kalau anaknya mirip dengan anak yang mengunggah di media sosial (Medsos) Facebook (FB), Kemudian security menunjukan anaknya namun wanita itu mengatakan kalau bukan itu anaknya," terangnya melalui Via Seluler. 

Lanjutnya, Kami menghimbau kepada warga khususnya Kota Siantar, Kalau ada kejadian seperti itu (penculikan anak) langsung melaporkan ke kami (Polisi) bukan ke Medsos. 

Penulis: res. Editor: tom.

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!