HETANEWS.COM

Sikap Satpam Hadapi Emak-emak Jenggut Perempuan di KRL Disorot

Video emak-emak menjenggut perempuan di KRL.

Jakarta, hetanews.com - Ramai di media sosial aksi perempuan menarik keras-keras atau menjenggut perempuan lain di KRL arah Bogor. Sikap petugas satpam yang sedang melerai aksi emak-emak itu disorot oleh warganet karena seolah-olah tidak tegas.

Sorotan salah satunya dari akun @dr_tompi. Dokter sekaligus penyanyi itu mempertanyakan SOP petugas satpam KRL dalam menghadapi kericuhan seperti itu.

"Pihak pengelola Kereta perlu memberikan pelatihan yang jelas ke satpam-satpamnya. Masa ngadepin begini aja bingung mau ngapain. SOPnya gak jelas!" cuit Tompi, Minggu (23/2/2020).

Rina menceritakan si ibu-ibu ini mengatakan saat itu tidak ada yang duduk di bangku yang dimaksud. Si ibu-ibu ini lalu menunjuk-nunjuk wanita muda yang duduk di depan dia.PT KCI angkat bicara mengenai sikap petugas dalam video tersebut. Vice President Corporate Communications PT KCI Anne Purba meminta semua pihak saling menghormati. Dia memastikan petugas pasti melakukan follow up.

"Dalam penyelesaian masalah-masalah tersebut, petugas pasti akan melakukan follow up dan memastikan layanan kembali beroperasi secara aman bagi seluruh pengguna KRL," kata Anne dalam keterangan tertulis, Minggu (23/2).

Anne juga mengatakan pihaknya selalu berfokus pada pelayanan, yakni pelayanan atas dasar integritas dan keselamatan.

"PT KCI selaku Operator penyedia Sarana dan Pelayanan KRL melalui petugas dan semua pegawai akan fokus dalam pelayanan yang berdasarkan 4 pilar, yaitu Integritas, Profesional, Inovasi, dan Keselamatan," ungkapnya.

Sebelumnya, ramai di media sosial aksi perempuan menarik keras-keras atau menjenggut perempuan lain di KRL arah Bogor. Video itu diunggah oleh pemilik akun @rinafarzia. Kejadian yang berlangsung pada Minggu (23/2) itu berlangsung di gerbong khusus wanita sekitar pukul 21.15 WIB. Rina menjelaskan cerita jenggut-menjenggut itu.

"Jadi awalnya sebelum kejadian ini, ibu itu duduk di bangku prioritas dan bawa bungkusan makanan gitu. Nah, kebetulan bangku sebelahnya kosong, jadi dia taruh bungkusan di bangku itu. Terus sekuriti kan nggak tahu itu bungkusan apa dan (sependengaran saya yang semoga nggak salah denger) si sekuriti negor ibunya bilang, 'bu, bungkusan jangan taro situ, taro bawah aja nanti kalo ada yang mau duduk jadi nggak bisa'," ungkap Rina.

Menurut Rina, ibu-ibu ini lantas kesal dengan petugas pengamanan KRL itu. Lalu tanpa basa basi si ibu ini menyatroni wanita muda yang ditunjuk-tunjuknya tadi. Keributan pun pecah.

Sumber: detik.com 

Editor: suci.

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!