HETANEWS.COM

Walikota Klaim Punya Wewenang Pindahkan Lokasi Tugu Sang Naualuh

Walikota Hefriansyah hadiri undangan panitia hak angket. (Foto:ist)

Siantar, hetanews.com - Sempat 3 kali mangkir atas undangan Pansus Hak Angket, Walikota Siantar akhirnya  hadir, Sabtu (22/2/2020), dalam rangka lanjutan penyelidikan panitia hak angket terhadap dugaan penyalahgunaan wewenang Walikota dan diawal pembahasan panitia angket membahas soal mangkrak nya Tugu Sang Naualuh.

Anggota Pansus awalnya yang bertanya adalah Suandi Sinaga, menanyakan kepada walikota aturan yang dipakai terkait pemindahan Tugu Sangnaualuh dari Lapangan Merdeka ke Lapangan Adam Malik.

Awalnya Hefriansyah menjawab Perda soal lapangan.

"Lapangan itu adalah sebidang tanah yang bisa digunakan untuk kegiatan apapun, jadi bisa dibuat bangunan," ucapnya.

Menanggapi itu Suandi menyebutkan jika kegiatan yang disebutkan oleh Walikota tersebut sudah dijelaskan dalam Perda penggunaan Lapangan Adam Malik.

"Disitu sudah dijelaskan soal kegiatannya, yaitu digunakan untuk kegiatan keagamaan,kenegaraan dan kemasyarakatan,disitu tidak ada dijelaskan soal boleh dibuat bangunan,jadi apa dasar bapak memindahkan tugu," tanyanya.

Akhirnya walikota menyebutkan jika pemindahan tugu tersebut atas wewenang Walikota.

"Atas wewenang walikota," sebutnya singkat.

Terkait hal tersebut Frangky Boy menyebutkan jika ada temuan BPK terkait pemborosan anggaran di tugu sangnaualuh akibat dari wewenang Walikota.

"Jadi akibat wewenang walikota ada pemborosan anggaran, sudah itu aja kita tulis," katanya.

Penulis: tom. Editor: bt.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan