HETANEWS

BNN: Tembak Mati Saja Polisi yang Terlibat Narkoba

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Jakarta, hetanews.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) akan menindak tegas semua pihak yang masih berani bermain-main dalam peredaran narkotika di Indonesia.

Tidak hanya kepada pengedar, tindakan tegas dan terukur yakni penembakan di tempat juga akan dilakukan kepada petugas kepolisian, para pejabat, maupun Aparat Sipil Negera (ASN).

"Saya sudah tegaskan di Pekanbaru, karena ada anggota Polri yang terlibat, saya bilang tembak mati saja.Itu sudah merusak kita yang digaji oleh negara. Begitu juga dengan ASN, pejabat, hingga anak-anaknya, kalau terlibat tindak tegas," kata Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari dalam keterangannya, di Jakarta, Sabtu (22/2/2020).

Menurut dia, banyaknya narkoba yang masuk ke Indonesia karena tingginya permintaan. Para bandar tidak akan berhenti karena daya beli semakin tinggi.

"Karena itu banyak oknum yang gelap mata sehingga ikut dalam peredaran narkotika," ungkap Arman Depari.

Saat ini BNN terus bergerak untuk melakukan pencegahan dengan melibatkan semua unsur.Salah satunya pembentukan Forum Komunikasi Anti Narkoba (Fokan) di Jawa Timur yang diharap bisa menekan peredaran narkotika.

"Apalagi di Jawa Timur sendiri peredaran narkotika sudah memasuki peringkat kelima se-Indonesia. Jadi harus dicegah," ujar Arman Depari.

Forum Komunikasi Anti Narkoba di Jawa Timur itu sendiri dipimpin istri Bupati Bangkalan, Zainab Zuraidah sebagai ketua Fokan Jatim.Dengan demikian diharapkan pencegahan narkotika di wilayah Jatim semakin terjaga karena forum itu bergerak untuk mencari para pemakai yang perlu dilakukan rehabilitasi.

Sumber: beritasatu.com

Editor: tom.