HETANEWS

KMDT Mitra Sinergi Jalankan Program Revitalisasi Sosial di Kawasan Danau Toba

Menteri Sosial Juliari Batubara. Foto: Kristianto Purnomo/Kompa.com

Jakarta, hetanews.com - KMDT (Komite Masyarakat Danau Toba) adalah organisasi kemasyarakatan yang telah mendapat pengakuan dan pengesahan Pemerintah melalui Kemenkumham hadir sebagai wadah berhimpun orang yang peduli kepada Bona Pasogit dan percepatan wisata Danau Toba mendunia.

Pendeklarasian KMDT pada hari Minggu 29 September 2019 di Jakarta, dlakukan Ketua Umum DPP KMDT Edison Manurung SH MM bersama seluruh Pengurus Pusat dan dihadiri 350 ketua atau perwakilan marga-marga Batak.Menurut Edison Manurung, keberadaann KMDT adalah untuk mempercepat pariwisata Danau Toba mendunia di era pemerintah Jokowi.

“Intinya KMDT mendorong percepatan wisata Danau Toba di tujuh kabupaten yang ada di kawasan Danau Toba,” kata Edison Manurung Hal tersebut dikatakannya saat Timnya beraudiensi dengan Menteri Sosial RI, untuk membahas percepatan Danau Toba sebagai destinasi wisata super prioritas, Rabu (19/2/2020) siang, di Gedung Kementerian Sosial RI, Jln Salemba Raya No 28, Jakarta Pusat.

Pada kesempatan tersebut Edison juga melaporkan bahwa KMDT telah terbentuk dan dilantik pengurus daerah (DPD) di beberapa provinsi dan pengurus cabang (DPC) di kabupaten kawasan Danau Toba.

"Dalam waktu dekat akan dilantik pengurus perwakilan luar negeri yang sudah menerima mandat dari DPP KMDT," sebutnya.

Menteri Sosial RI Juliari P Batubara didampingi Staf Ahli Menteri Sonny W Manalu, saat menerima audiensi rombongan DPP KMDT (Komite Masyarakat Danau Toba) tersebut mengatakan bahwa, KMDT menjadi mitra pemerintah dari sisi komunitas yang didorong masyarakat di Sumatera Utara.

Pemobilisasian masyarakat khususnya di sekitar Danau Toba, dalam rangka mensukseskan revitalisasi Danau Toba. Pemerintah telah mencanangkan lima destinasi wisata super prioritas yang akan menjadi kebanggaan baru bangsa Indonesia.

“Saat ini trend wisatawan lebih prefer ke laut. Untuk itu kita jangan tinggal diam. Bagaimana Danau Toba yang kita banggakan harus tetap diminati masyarakat.Kita di pemerintahan ikut membantu peningkatan pariwisata Danau Toba,” katanya.

“Danau Toba di Sumatera Utara akan bertarung dengan tujuan wisata Candi Borobudur di Magelang (Jawa Tengah), Mandalika di Lombok (Nusa Tenggara Barat), Labuan Bajo di Manggarai Barat (Nusa Tenggara Timur), dan Likupang di Minahasa Utara (Sulawesi Utara),” sambungnya.

Menurut Menteri Sosial RI Juliari P Batubara, bahwa melihat program kerja KMDT akan banyak hal yang dapat disinergikan. Di sekitar Danau Toba yang rawan bisa bersinergi dengan turun ke tempat bencana, perbaikan rumah tidak layak huni, dan penyediaan prasarana.

“Kalau mau bermitra dengan Kementerian Sosial harus lebih banyak bermain di lapangan untuk melakukan berbagai hal yang bermanfaat bagi masyarakat setempat. Semoga KMDT bisa mewarnai revitalisasi di sekitar Danau Toba,” ujar Mensos Juliari.

Dalam perbincangan selanjutnya, Ketum KMDT Edison Manurung melaporkan bahwa untuk menguatkan dan menjalin kebersamaan dalam pelaksanaan program kerja, DPP KMDT akan menyelenggarakan Pagelaran Seni Budaya bertajuk “Semalam di Danau Toba”.

"Pagelaran ini akan dilaksanakan pada Jumat 03 April 2020 mendatang, di Gedung Aneka Bhakti Kementerian Sosial RI. Pada acara itu diundang Menteri terkait, Gubernur Sumut, Bupati se-kawasan Danau Toba dan para tokoh asal Sumut," sebut Edison.

Mengakhiri audiensi, Ketum Edison Manurung SH MM menyempatkan waktu menyerahkan Surat Permohonan Menjadi Dewan Pembina DPP KMDT kepada Menteri Sosial RI Juliari P Batubara.

“Kami yakin dengan masuknya bapak Menteri Sosial sebagai Dewan Pembina akan dapat memberikan semangat dan motivasi bagi seluruh pengurus KMDT dalam rangka Percepatan Pariwisata Danau Toba Mendunia di Era Pemerintahan Jokowi,” imbuhnya.

Dikabarkan rombongan DPP KMDT yang hadir dalam audiensi antara lain Edison Manurung SH MM (Ketua Umum), Ir Darsono Manurung (Ketua Bidang Investasi Luar Negeri), Dr Ir Irian Sitorus (Sekretaris Jenderal), Sepri Situmeang SPi MM (Bendahara Umum), Denny Lumbangaol S.Sos (Wakil Bendahara), Ernawati Siahaan (Humas), Drs Tonny Rons Hasibuan SH MM (Dewan Pembina), Brigjen TNI (Purn) Dr Harangan Sitorus SIP MSc MSi (Han), Prof Dr Manumpan S Tumanggor, dan Butet Pasaribu (Dewan Pakar).

Sumber: kabarindonesia.com

Editor: tom.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.