HETANEWS

Bantah Soal Dugaan Pemalsuan Dokumen Nilai, Kepsek SMAN 3: Itu Keputusan Kelulusan Bukan Nilai

SMAN 3 Siantar. (foto/res)

Siantar, hetanews.com – Terkait dugaan pemalsuan dokumen nilai, Kepala Sekolah (Kepsek) Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3 Siantar, Zulpan, angkat bicara.

Dengan tegas dia membantah tuduhan memalsukan dokumen nilai itu dan membuat salah satu siswi, berinisial DMB boru Simanjuntak, lulus walaupun tidak mengikuti pelajaran selama 1 semester (semester 6).

"Itu tidak benar pak, karena keputusan dibuat melalui rapat pleno dewan guru SMAN 3, bukan saya pribadi sebagai Kepsek," ucap Zulpan, melalui pesan singkat WhatsApp, Jumat (21/2/2020), sekira pukul 14.30 WIB.

Selain itu, ketika ditanya terkait dugaan nilai yang dipalsukannya, dia malah berdalih, tidak ada sangkut pautnya dengan nilai, melainkan hanya kelulusan saja.

"Ini keputusan kelulusan, bukan masalah nilai pak, karena dia ikut USBN dan US UNBK, jadi dia resmi terdaftar dan resmi sebagai peserta ujian," terangnya.

Namun ketika ditanya lagi, apakah setiap siswi walaupun tidak mengkuti pelajaran wajib bisa diluluskan? Zulpan pun mengatakan, kalau kelulusan ditentukan oleh rapat guru.

"Keputusan klulusan siswa peserta ujian, ditentukan oleh rapat dewan guru," tandasnya mengakhiri konfirmasi.

Baca juga: Siswi SMAN 3 Bisa Lulus meski Tak Masuk Sekolah, Kepsek Terancam Diadukan ke Polres Siantar dan Polda Sumut

Diberitakan sebelumnya, Lovrova Saragih (43), salah satu guru SMAN 3, “mengadukan” Kepsek SMAN 3 melalui surat permohonan yang ditujukan ke Kapolres Siantar, AKBP Budi Pardamean Saragih, tertanggal 6 Januari 2020, lalu.

Lovrova mengatakan, bahwa salah satu muridnya berinisial DMB boru Simanjuntak telah dinyatakan lulus, walaupun DMB sudah tidak mengikuti 12 mata pelajaran selama 1 semester (semester 6).

"Sebenarnya dari 14 mata pelajaran, dia tidak ada nilainya, tapi ada guru Mtk wajib dan guru kesenian memberikan nilai. Makanya jadi 12 mata pelajaran tidak ada nilainya. Dia (DMB) juga sebenarnya tidak berhak lagi mengikuti ujian nasional, kalau secara peraturan. Karena dia tidak datang selama 1 semester (semester 6) tapi nilainya ada dan anak itu telah lulus," ungkap Lovrova melalui seluler, Rabu (19/2/2020), sekira pulul 16.30 WIB.

Penulis: res. Editor: gun.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.