HETANEWS

Revina VT Ungkap Alasan Tidak Segera Laporkan Dedy Susanto ke Polisi

Jakarta, hetanews.com - Selebgram Revina VT siap membawa kasus dugaan pelecehan seksual Dedy Susanto ke ranah hukum. Untuk menjerat pria yang mengaku sebagai doktor psikologi itu, Revina VT telah menyiapkan sejumlah saksi korban, saksi ahli dan pengacara.

Membawa kasus ini ke pengadilan diakui Revina VT tidaklah mudah. Sebab dia harus meyakinkan mereka yang mengaku menjadi korban pelecehan seksual Dedy Susanto agar mau bersaksi. Belum lagi selebgram dengan 569 ribu lebih follower ini juga harus menyiapkan psikolog dan pengacara yang menurutnya kredibel.

"Gue punya banyak banget tekanan di media. Kenapa nggak lapor polisi? Ngapain koar-koar di medsos? Satu, medsos adalah salah satu platform paling gampang untuk spread the awareness. Dua, kenapa nggak lapor polisi? Karena gue harus provide psikolog yang beneran berkredibilitas. Itu nggak cuma satu harus punya beberapa psikolog untuk dampingi korban," jelas Revina VT dalam wawancaranya bersama YouTuber Kevin Hendrawan di postingan video 'Cerita Baru - Revina VT Blak Blakan!'.

Alasan ketiga kenapa perlu waktu lama bagi Revina VT untuk akhirnya bisa membawa kasus ini ke pengadilan, karena dia harus mencari pengacara yang bisa dipercaya. Selebgram yang pernah dikenal sebagai Miss Nyinyir ini mengungkapkan cukup banyak pengacara yang menawarkan diri untuk membantunya melawan Dedy Susanto di pengadilan. Namun Revina VT tidak ingin sembarang memakai jasa pengacara.

"Gue nggak mau lawyer yang cari exposure. Korban nggak akan mau identitasnya dibuka dan ini bukan untuk konten si pengacara atau psikolog manapun. Ini bukan konten siapapun ini untuk spreading awareness," lanjutnya.

Revina VT pun memilih pengacara yang dia kenal dan sudah dipercaya. Sejauh ini sudah ada empat pengacara yang akan membantunya membawa kasus ini ke hukum.

Salah satu kendala utama yang membuatnya tak segera melaporkan kasus dugaan pelecehan seksual Dedy Susanto karena korban itu sendiri. Dia menceritakan tak banyak korban yang berani bicara soal pengalaman tak mengenakkan yang terjadi pada mereka saat diterapi Dedy Susanto.

"Mengajak korban untuk berani speak up susahnya minta ampun. Karena rakyat Indonesia masih victing blaming. Beberapa dari korban juga ada yang sudah menikah atau punya pacar, yang nggak tahu kalau mereka pernah masuk ke hotel bareng. Susah banget sadarin orang kalau lo tu nggak salah tapi lo dimanipulasi, lo korban," tutur wanita yang pernah membintangi program TV 'Sang Mantan' di TRANS7 ini.

Dalam video tersebut, Revina VT mengatakan bahwa prosesnya kini sudah mulai berjalan. Sudah ada beberapa korban yang bersedia menjadi saksi dan kini tinggal mencari waktu untuk melaporkan kasus ke polisi.

"Untuk ngelaporin cuma butuh satu orang untuk lapor polisi tapi untuk saksi kan harus datengin mereka dari beberapa kota. Harus bersamaan tinggal cari waktu," ucap Revina VT.

sumber: detik.com

Editor: sella.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.