HETANEWS

Jakarta Banjir Lagi, Pemprov DKI Punya Solusi Apa?

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Juaini

Jakarta, hetanews.com - Sejumlah titik di Jakarta terendam banjir lagi. Pemprov DKI menyebut telah menyiapkan sejumlah solusi untuk mengatasi banjir itu.

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Juaini menyebut sejumlah wilayah di Jakarta Timur dan Jakarta Selatan terendam banjir. Menurutnya itu disebabkan adanya kiriman dari hulu.

"Banjir hari ini karena kiriman dari hulu cukup tinggi sampe pintu air Katulampa tinggi muka air 150 cm ( Siaga 2 ) jam 06.00 WIB, 6 jam kemudian sampe ke pintu air Manggarai sehingga lokasi sepanjang kali Ciliwung terkena dampaknya," kata Juaini saat dihubungi, Kamis (20/2/2020) malam.

Sejumlah wilayah seperti Kampung Melayu, Pancoran, hingga Cawang pada hari kemarin memang terendam banjir. Terkait itu, Juaini menyebut pihaknya memaksimalkan pompa untuk menyedot air.

"Jangka pendek, kita maksimalkan pompa-pompa yang deket lokasi, yang kena dampak," ucap Juaini.

Selain itu, dalam jangka panjang, Juaini menjelaskan penyelesaian masalah banjir juga harus dikoordinasikan dengan daerah penyangga lainnya. Pembuatan waduk di daerah Hulu, sebutnya, juga harus dipercepat.

"Mengatasi masalah banjir harus ada kerja sama dengan daerah penyangga, misalnya program pembuatan waduk di hulu (sebagai retensi) harus dipercepat untuk mengurangi debit air yang datang dari sana," ujarnya.

Pihak DKI Jakarta, menurutnya juga akan mengeruk beberapa sungai-sungai yang melintasi Jakarta. Pompa -ompa yang ada di seluruh wilayah DKI Jakarta juga akan dicek kembali.

"Melakukan pengerukan sungai-sungai besar yang melintasi Jakarta ada 13 sungai. Kemudian pembuatan waduk-waduk yang ada di Jakarta, melakukan review ulang terhadap pompa-pompa yang ada saat ini," sebutnya.

Seperti diketahui sejumlah wilayah di DKI Jakarta terendam banjir usai hujan deras pada Kamis kemarin. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menunjukkan sebanyak 33 RW mengalami banjir di Jakarta dan 223 jiwa mengungsi.

"Rekap data banjir. Kamis, 20 Februari 2020, sampai dengan pukul 18.00 WIB, 33 RW dan 85 RT mengalami banjir," ucap Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta Mohammad Insyaf dalam keterangannya, Kamis (20/2).

Dalam data tersebut, wilayah Jakarta yang terkena banjir adalah Jakarta Selatan, Jakarta Barat, dan Jakarta Timur. Genangan paling tinggi terjadi di Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan, setinggi 120 cm.

sumber: detik.com

Editor: sella.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.