HETANEWS

Hasyim: Siapapun Yang Direkomendasi PDI-P Kita Siap

Mujahidin Nur Hasyim (Memakai Kopiah) berfoto bersama dengan Balon Bupati Lainnya dan Pengurus DPC PDIP Simalungun.

Simalungun, hetanews.com - DPC PDI-P Simalungun, Kamis (20/02/2020) hari ini mengadakan pengukuhan pengurus anak cabang (PAC) dan pengurus anak ranting di Parapat, dalam pengukuhan tersebut juga dihadiri oleh Bakal Calon (Balon) Bupati yang sudah mendaftarkan diri ke PDI-P, salah satu Balon yang hadir yakni Mujahidin Nur Hasyim, dalam kesempatannya dia menyebutkan jika dirinya memberikan sepenuhnya kepada PDI-P siapa yang nantinya bakal di calonkan oleh PDI-P. 

Dalam kegiatan tersebut tampak 3 Balon Bupati hadir yakni Mujahidin Nur Hasyim, Anthon Saragih, dan Amran Sinaga, dan ketiga calonpun dikesempatan tersebut menyampaikan visi-misinya dihadapan pengurus PDI-P Simalungun, dan calon pertama yang menyampaikan visi dan misi adalah Mujahidin Nur Hasyim, dalam penyampaian visi dan misinya, Mujahidin Nur Hasyim mengatakan jika dirinya hadir ke Kabupaten Simalungun untuk membangun dan melayani masyarakat Simalungun.

Salah satu prioritas dari Hasyim adalah membangun ekonomi yang baik di masyarakat Simalungun, sehingga tercipta kehidupan masyarakat yang lebih baik, bahkan dalam kesempatan tersebut dia malah menyebutkan akan melanjutkan program dari Bupati Simalungun sebelumnya.

"Yang baik akan kita teruskan yang kurang baik akan kita benahi,"sebutnya.

Dikesempatan itu juga Hasyim berbicara persoalan isu pemekaran Simalungun, dia beranggapan jika lebih baik Simalungun bersatu dengan mendekatkan pemerintahan kepada masyarakat.

"Kalau soal pemekaran itukan hal teknis, saya beranggapan kenapa kita harus pisah jika kita bersatu bisa sama-sama maju, karena banyak di daerah jawa yang lebih luas wilayahnya namun mereka tetap bisa maju, makanya saya akan mengadopsi apa yang mereka lakukan, seperti pengurusan KTP bisa langsung di Kecamatan, persoalan pembangunan bisa langsung dilakukan didaerahnya masing-masing, sehingga bersatupun bisa sama-sama maju,"ucapnya.

Dikesempatan itupun salah seorang kader dari PDI-P menanyakan kepada Hasyim terkait tanggapannya mengenai keramba jaring apung di Danau Toba, menanggapi itu Hasyim menyebutkan jika dia menganggap keramba jaring apung sebaiknya tetap ada namun yang akan dirubah adalah pakan dari ikan yang dipakai dalam jaring apung tersebut. 

"Pakannya kita ganti dengan yang alami, jangan kimia, karena kalau kita kasih kimia, jangankan manusia, ikan sendiripun mati, dan itu sudah terjadi beberapa tahun lalu, jadi saya ingin nantinya kita ganti pakan itu ke cacing, nah nantinya akan kita buat pelatihan bagaimana ibu-ibu membuat pakan ikan dari cacing, sehingga ibu-ibu pun bisa berpenghasilan,"sebutnya.

Diakhir Hasyim menyebutkan jika dia menyerahkan sepenuhnya kepada keputusan partai PDI-P siapapun nantinya akan bakal dicalonkan oleh PDI-P.

"Saya pribadi menyerahkan sepenuhnya kepada keputusan Partai PDI-P, dan kita siap siapapun yang direkomendasikan oleh PDI-P,"tutupnya.

Penulis: tom. Editor: tom.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.