HETANEWS

Bareskrim Duga Tersangka Korupsi Kondensat Rp 35 Triliun di Singapura

Mohamed Salah dikecam sebagai pemain yang malas ketimbang yang lainnya

Jakarta, hetanews.com - Tersangka kasus korupsi kondensat yang diduga merugikan negara Rp 35 triliun, Honggo Wendratno masih buron hingga saat ini. Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo menduga keberadaan Honggo ada di Singapura.

"Dalam kesempatan ini kami laporkan juga bahwa beberapa upaya untuk menghadirkan tersangka HW ini sudah kami lakukan karena kami juga menduga bahwa yang bersangkutan sampai saat ini bersembunyi di Singapora," kata Listyo, dalam rapat bersama Komisi III, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/2/2020).

Listyo mengatakan pihaknya sudah berupaya untuk menghubungi pemerintah Singapura. Namun kata Listyo, pemerintah Singapura tidak bisa membantu mencari seorang tersangka yang statusnya belum inkrah.

"Upaya menghubungi pihak Singapura sudah kami lakukan namun di sana dijawab bahwa terkait dengan menghadirkan seseorang dalam status tersangka itu sulit untuk dilakukan. Mereka bisa membantu apabila status dari tersangka HW sudah mendapatkan keputusan hukum yang inkrah," ujarnya.

Untuk diketahui, terdapat tiga orang terangka yang ditetapkan dalam kasus korupsi kondensat ini. Dua tersangka lainnya yakni mantan Ketua BP Migas Raden Priyono dan mantan Deputi Finansial Ekonomi dan Pemasaran BP Migas, Joko Harsono sudah diserahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi.

Porses persidangan sudah berjalan hingga saat ini. Proses peradilan tersangka Honggo Wendratno pun tetap berjalan namun secara in absentia (sidang tanpa kehadiran).

"Perkara korupsi itu jika merujuk pada PKN BPK telah merugikan negara sebesar USD 2,7 miliar atau jika dengan nilai tukar saat ini sebesar Rp 35 triliun," kata Kasubdit Money Laundering Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri kala itu, Kombes Golkar Pangerso pada 25 Januari 2016.

sumber: detik.com

Editor: sella.