HETANEWS

Hefriansyah Mangkir dari Pemeriksaan Pansus Hak Angket DPRD

Spanduk sambutan Walikota Hefriansyah di ruangan gabungan Komisi DPRD, Rabu 19 Februari 2020.

Siantar, hetanews.com - Walikota Hefriansyah mangkir dari pemeriksaan Pansus Hak Angket yang dijadwalkan pagi tadi. Pansus Hak Angket kembali  mengeluarkan surat untuk pemanggilan kedua Hefriansyah. 

Pansus Hak Angket DPRD sebelumnya menjadwalkan pemeriksaan hari ini, Rabu 19 - 22 Februari 2020. Pansus sempat menunggu  Hefriansyah dan menskors rapat.

"Sehubungan dengan tidak hadirnya walikota sesuai jadwal pukul 09.00 wib, penyelidikan pun di skors sampai 11.30 WIB. kami tunggu dan skors dicabut. Dan diskors kembali sampai 12.30 lalu rapat dibuka namun Walikota tak hadir," jelas Ketua Panitia Hak Angket, Rini Silalahi, Rabu Siang.

Baca juga: Himapsi Menuntut Pansus Hak Angket DPRD Makzulkan Walikota

Dengan ketidakhadiran Walikota Hefriansyah,  kata Rini, Pansus melalui pimpinan DPRD menyurati Walikota Hefriansyah siang ini.

"Dengan ketidakhadiran Pansus, kami menyurati ketua DPRD agar menghadirkan walikota. Jadi kami pansus tetap berkomunikasi kepada pimpinan. Besok Kami jadwalkan pukul 09.00 pagi. Besok dilakukan penyelidikan walikota," jelasnya.

Wakil Ketua Pansus Hak Angket, Ferry SP Sinamo mengatakan pihaknya tidak mengetahui keberadaan Walikota Hefriansyah. 

"Sampai detik ini kami tidak mengetahui dimana walikota. Kami tidak tau keberadaan beliau," katanya. 

Masih kata Rini, bila Walikota Hefriansyah tak kunjung hadir selama pemanggilan pemeriksaan, maka Pansus Hak Angket mengeluarkan rekomendasi.

"Kalau tidak hadir, Pansus Hak Angket bisa memberi rekomendasi kepada MA [Mahkamah Agung], Gubernur, Mendagri maupun yang lain lain, bahwa Walikota tidak menghadiri panggilan kita," katanya.

Disinggung mengenai upaya pemanggilan paksa, Rini berpendapat hal itu belum disepakati Pansus Hak Angket.

"Capek kita. Karena ketidak hadiran dia kita sudah bisa buat rekomendasi," jelasnya. 

Kepada sejumlah wartawan, Rini mengungkapkan ketidakhadiran Walikota dalam pemeriksaan Hak Angket adalah bentuk pelecehan kepada masyarakat Pematangsiantar terkhusus DPRD.

"Iya ini bentuk pelecehan kepada Pansus DPRD. Kami merasakan itu," ucap anggota DPRD dari Fraksi Golkar ini.

Baca juga: Besok Pemanggilan Walikota Hefriansyah Digelar Terbuka

Penulis: gee. Editor: edo.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.