HETANEWS

Hukuman 5 Tahun Penjara Menanti Dedi yang Jual Ganja Demi Uang 5 Ribu Rupiah

Terdakwa pakai rompi digiring petugas meninggalkan ruang sidang usai dituntut 5 tahun penjara. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com -  Dedi Siswanto als Kedoy (42), dituntut 5 tahun penjara, denda Rp800 juta, subsider 6 bulan penjara oleh jaksa Dedi Chandra Sihombing SH, di PN Simalungun, Selasa (18/2/2020).

Warga jalan Nagur, Kelurahan Pematang Tanah Jawa ini, dipersalahkan jaksa melanggar pasal 111 (1) UU RI No 35/2009 tentang Narkotika.

Kedoy terbukti menjadi kurir ganja, dan ditangkap pada Sabtu, 7 September 2019, lalu, di depan rumahnya.

Polsek Tanah Jawa, saksi Hendra Siahaan, P Simbolon dan Bayu S Heryanto, mengamankan ganja yang dibungkus kertas koran.

Menurut terdakwa, ganja dibeli dari Togap (DPO), di kampungnya seharga Rp15 ribu. Ganja tersebut adalah pesanan Meswanto (disidang terpisah) yang masih sekampung dengan terdakwa dan dijual seharga Rp20 ribu. Sehingga terdakwa Kedoy mendapat keuntungan Rp5 ribu.

Didampingi pengacara Sarah SH dari Posbakum PN Simalungun, terdakwa secara lisan memohon kepada majelis hakim, agar hukumannya diringankan dengan alasan menyesal. Terdakwa juga berjanji tidak akan mengulangi lagi.

"Saya menyesal yang mulia, saya mohon agar hukuman saya diringankan,"kata terdakwa disidang siang itu.

Untuk pembacaan vonis, majelis hakim yang diketuai Roziyanti SH, dibantu panitera pengganti, Paringatan Saragih SH, ditunda seminggu.

"Untuk putusan sidang, ditunda seminggu,"kata Rozy didampingi dua hakim anggota, Aries dan Mince Ginting.

Penulis: ay. Editor: gun.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.