HETANEWS

Tiru China, Ini Solusi biar Formula E Monas Tak Bikin Macet

Sirkuit Formula E di sekitar Monas disebut berpotensi menimbulkan kemacetan. Foto: Dok. Formula E

Jakarta, hetanews.com - Gelaran Formula E di Monas menuai kontroversi. Disebutkan sebelumnya, Formula E berpotensi membuat jalanan Jakarta, khususnya di sekitar Monas, bertambah macet.

Namun, PT Jakarta Propertindo (Jakpro) sebagai partner penyelenggara di Jakarta, memastikan event ini tidak akan melumpuhkan lalu lintas ibu kota.

"Kita sudah pikirkan karena dari jalannya memang yang digunakan memang Medan Merdeka Selatan. Kalau ada penutupan di Barat, Timur saya pikir mungkin ada kemacetan tapi nggak terlalu drastis," kata Direktur Utama Jakpro, Dwi Wahyu Daryoto dalam Media Briefing Formula E di Cikini, Jakarta Pusat, akhir pekan kemarin.

Terlebih, kata Dwi, Formula E Monas juga diselenggarakan di akhir pekan. Saat akhir pekan, lalu lintas di Jakarta tak terlalu padat seperti hari kerja.

Pengamat Transportasi Djoko Setijowarno, mengatakan ada beberapa solusi yang bisa dipakai agar Formula E tak menambah kemacetan lalu lintas. Yaitu dengan memperkuat transportasi umum ke daerah sekitar Monas.

"Sebenarnya bisa diantisipasi kalau dipersiapkan dengan matang. Sehingga pada saat itu orang tidak berpergian dengan kendaraan pribadi. Mereka harus dialihkan ke transportasi umum," kata Djoko kepada detikcom melalui sambungan telepon, Senin (17/2/2020).

Djoko mencontohkan pameran di Shanghai yang diserbu 500 ribu orang saban hari. Meski diramaikan ratusan ribu orang, jalanan di sekitar pameran di Shanghai tersebut tidak macet.

"Karena orang naik angkutan umum. Saya bayangin di GBK, kalau ada sepakbola penonton puluhan ribu itu macetnya bukan main. Artinya mau di mana pun, mau ke sana orang itu jangan bawa kendaraan pribadi," ujarnya.

"Jadi arah ke sana suruh naik angkutan umum. Itu salah satu pencegahannya begitu. Memperbanyak angkutan umum menuju lokasi. Itu yang saya bandingkan di Shanghai, 500 ribu orang tapi nggak macet," sambungnya.

Dengan memperbanyak angkutan umum menuju lokasi perhelatan Formula E, orang yang akan menuju sekitar Monas bisa memanfaatkannya, jadi tak perlu membawa kendaraan pribadi. Kalau perlu, kata Djoko, parkir kendaraan pribadi dinaikkan tarifnya agar lebih mahal.

"Orang dari pinggiran itu akan memanfaatkan angkutan umum semua. Jadi dilarang penggunaan kendaraan pribadi. Tapi disediakan angkutan umum. Boleh bawa kenderaan pribadi, tapi parkirnya mahal, misalnya," ucap Djoko.

sumber: detik.com

Editor: sella.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.