HETANEWS.COM

PN Simalungun Eksekusi Objek Perkara di Manik Silou, Luhut Sitinjak: Kami Akan Buat Gugatan Baru

Jurusita Edward Siringoringo. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Pengadilan Negeri (PN) Simalungun akhirnya mengeksekusi objek perkara Nomor 8/Eks/2019/20/Pdt.G/2009/PN-Pms.

Namun, Manap Purba, Jamalson Purba, Baratam Purba, ketiganya warga Manik Silou, Nagori Buntu Bayu Pane Raja, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun, mengklaim jika pengadilan telah salah eksekusi.

Ketiga Purba bersaudara itu, menolak pelaksanaan eksekusi, pada Jumat (14/2/2002) lalu, atas tanah leluhur mereka, di Manik Silou oleh Panitera PN Simalungun.

Luhut Sitinjak SH, sebagai kuasa hukum dari Manat Purba dkk,  kepada wartawan, Senin (17/2/2020) mengatakan, terkait eksekusi atas lahan di Manik Silou yang diklaim pemohon eksekusi, Roi Ardiles Saragih adalah  miliknya, dan pihaknya akan mengajukan gugatan baru ke PN Simalungun.

"Kami akan membuat gugatan baru atas tanah yang telah dieksekusi oleh PN Simalungun,"kata Luhut.

Humas PN Simalungun, Aries Ginting, melalui Jurusita Edward Siringoringo yang dikonfirmasi Senin siang, di kantornya, membenarkan, jika pihaknya telah melakukan eksekusi atas 20 hektar lebih tanah di Manik Silou  yang dimohonkan pemohon eksekusi ahli waris Alm Sauli Saragih, yaitu Roi Ardiles Saragih (31).              

Menurut Edward, permohonan eksekusi tersebut berdasarkan putusan PN Pematangsiantar, tanggal 14 Oktober 2009, No.20/PDT.G/2009/PN-PMS, jo putusan Pengadilan Tinggi Medan, tanggal 25  Maret 2010 No 57/PDT/2010/PT-MDN, jo putusan Mahkamah Agung RI tanggal 21 Februari 2012 No 767/K/PDT/2011, jo Putisan Peninjauan Kembali tanggal 23 September 2013 No 278/PK/PDT/2013.               

"Sebelum pelaksanaan eksekusi pengadilan sudah melakukan ammaning (teguran) dua kali dan juga sudah diundang menghadap Ketua Pengadilan Negeri Pematangsiantar,  Rosihan Juhriah Rangkuty SH MH, tanggal 14 Nopember 2018  agar termohon eksekusi, Manap Purba, Jamalson Purba dan Baratam Purba, segera memenuhi amar putusan PN, Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung, "tegas Siringoringo.

Penulis: ay. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan