HETANEWS

Belum Ada Penantang Kuat, Adnan-Kio Diprediksi Jadi Calon Tunggal Pilbup Gowa

Gowa Petahana

Jakarta, hetanews.com -  Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Gowa Petahana, Adnan Purichta Ichsan-Abdul Rauf Mallaganni Karaeng Kio (Adnan-Kio) telah resmi mendeklarasikan diri maju ke Pilbup Gowa 2020. Adnan-Kio diprediksi menjadi calon tunggal di Gowa.

Pengamat Politik dari Universitas Hasanuddin (Unhas), Andi Ali Armunanto melihat hingga saat ini belum ada sosok yang menjadi calon penantang kuat Adnan-Kio di Gowa. Bahkan menurutnya masyarakat hingga DPRD solid mendukung Adnan-Kio.

"Hingga saat ini saya belum menemukan ada sosok yang punya kekuatan yang cukup untuk melawan Adnan-Kio. Di sisi lain kalau kita melihat seperti di dalam DPRD, kemudian di masyarakat Gowa, itu saya lihat mereka solid mendukung Adnan," ujar Andi, Senin (17/2/2020).

Menurut Andi, pada Pilbup Gowa tahun ini Adnan dinilai berhasil merangkul para sosok kuat yang berpotensi menjadi lawannya.

"Kemungkinan besar untuk tahun ini Pilbup Gowa hanya akan ada 1 calon, kalau pun ada calon lain maka mungkin dari calon independen dan itu agak sulit untuk dilakukan," katanya.

Andi kemudian menyebut beberapa sosok kuat yang bisa menantang Adnan di Gowa, salah satunya Anggota DPR RI Amir Uskara. Namun Amir Uskara hingga saat ini belum mengisyaratkan maju ke Pilbup Gowa. Bahkan PPP sebagai parpol Amir Uskara mengisyaratkan dukungan ke Adnan-Kio.

"Karena memang seharusnya kan lawan yang kuatnya ini kan 2, Amir Uskara seandainya Pak Amir Uskara mau maju, yang kedua pewaris kerajaan Gowa, yang memang seharusnya jadi seteru abadinya, karena bapaknya Adnan (mantan Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo) kemarin itu kan berseteru sama raja Gowa (ke-37 I Maddusila Daeng Mannyonri Karaeng Katangka Sultan Alauddin II)," jelas Andi.

Andi melanjutkan, penerus Raja Gowa ke-37 I Maddusila Daeng Mannyonri Karaeng Katangka Sultan Alauddin II, yakni Andi Kumala Andi Idjo kini juga mendukung Adnan-Kio.

"Andi Kumala Andi itu juga sangat suka dengan Adnan, saya rasa memang sudah tidak ada lagi lawan yang sepadan buat Adnan. Dan saya sendiri memprediksi bahwa kemungkinan besar di Gowa akan terjadi pemilu dengan calon tunggal. Dalam artian melawan kotak kosong," paparnya.

Andi yang juga ketua jurusan ilmu politik Unhas menegaskan, Pilbup dengan kotak kosong di Gowa jauh berbeda dengan pemilu kotak kosong di Makassar pada Pilwakot 2018 lalu.

"Mungkin (di Pilbup Gowa) ada saja (kelompok pendukung kotak kosong), ada saja pasti orang-orangnya. Tapi tidak seperti di Makassar, karena kan kasusnya beda dengan di Makassar. Di Makassar (saat Pilwalkot lalu) ada lawan yang sangat kuat yang sengaja dihalangi untuk ikut bertarung. Kalau di Gowa memang tidak ada lawan yang cukup kuat untuk melawan Adnan-Kio," imbuhnya.

sumber: detik.com

Editor: sella.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.