HETANEWS.COM

Sigma Berikan Trophy-Voucher kepada Juara Public Speaking Contest

Ketua Yayasan SEC, dr Lintong saat memberikan penghargaan kepada para juara. (foto/ay)

Siantar, hetanews.com - Publik Speaking Contest yang dilaksanakan Sigma Education Centre (SEC) Pematangsiantar, berlangsung sukses.

Kepada para pemenang lomba, diberikan trophy, uang pembinaan, voucher dan cenderamata serta sertifikat.

Acara ditandai dengan pengumuman pemenang speeling bee (tingkat SD), Minggu (16/2/2020), di Sigma Center, jalan Sudirman Siantar. Tim juri, Rheina Sipahutar dan Ms Novita telah memberikan penilaian yang baik kepada para juara.

Juara Harapan I, II dan III, masing - masing SD Pride, SD Cinta Rakyat 2 dan  SD Nurul Nugraha. Juara I-III masing-masing, SD Pride, SD Kalam Kudus 2 dan SD Kalam Kudus 2. SD Kalam Kudus menampilkan 2 grup, jelas Ms.Artha Margaret Hutapea.

Kepada juara harapan I-III, mendapatkan voucher Rp2.500.000, Rp3.500.000 dan Rp5.000.000.- untuk belajar di Sigma.

Sedangkan kepada juara I-III mendapatkan voucher Rp7,5 juta, Rp10 juta dan Rp12,5 juta. Kepada pemenang storytelling, diberikan uang pembinaan dan juga voucher selain trophy dan sertifikat.

Menurut juri, Rheina Sipahutar dari Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, jika kompetisi bukan hanya mencari para juara. Tetapi juga menggali  bakat anak, agar tidak takut untuk berani tampil di depan publik dan juga membangkitkan rasa percaya diri pada anak, ujarnya.

"Jadi kepada yang belum berkesempatan menjadi juara, agar belajar lebih baik lagi untuk mendapatkan hasil yang baik,"katanya memotivasi.

Ketua Yayasan, dr Lintong Nainggolan Sp.OT, mengucapkan terima kasih kepada pihak sekolah dan orangtua yang sudah ikut berpartisipasi dalam publik speaking contest yang dilaksanakan Sigma, bekerjasama dengan Pemko Pematangsiantar, Bank Indonesia, Kalbe Farma, Hetanews.com dan Pafros.

Dengan harapan, Sigma mampu menjadi pelopor pendidikan di Siantar, khususnya dalam bidang lancar berbahasa Inggris, ungkapnya.

Sebelumnya, manager SEC Siantar, Artha Margaret melaporkan, jika perlombaan yang sudah dimulai sejak 20 Januari lalu itu, diikuti  377 peserta untuk storytelling, speech dan speeling bee. Kompetisi ini, diharapkan mampu menggali potensi anak dan berani tampil di depan publik.

Di Sigma anak diajarkan untuk berani dan  percaya diri. Karena banyak anak yang pintar di atas kertas, tapi belum tentu bisa tampil di depan publik. Maka melalui metode cerdas cermat, Ssigma telah membangkitkan rasa percaya diri anak. Sigma sebagai institusi di luar sekolah, bukan hanya mengajarkan ilmu, tapi juga dengan tekhnik yang berbeda agar anak menjadi pintar dan tidak jenuh dalam belajar, ungkapnya.

Salah seorang wali murid yang ikut menemani anaknya, mengikuti lomba, mengaku sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. "Bangga melihat anak anak yang berani tampil dan lancar berbahasa Inggris. Semoga Sigma ke depannya lebih maju lagi, “ujarnya.

Penulis: ay. Editor: gun.

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!