HETANEWS

Final Public Speaking Contest Sigma Education Center Siantar Diikuti 30 Finalis

dr. Lintong bersama guru SEC, peserta finalis dan dewan juri, di acara final public speaking contest. (foto/ay)

Siantar, hetanews.com - Sigma Education Center (SEC) Pematangsiantar, menggelar final public speaking contest, di kantornya, jalan Sudirman No 39 B-C Pematangsiantar, Sabtu (15/2/2020).

Final tersebut tampak dihadiri para finalis yaitu pelajar SMA /SMP Siantar-Simalungun.

Acara final storytelling (mendongeng dengan bahasa Inggris) untuk tingkat SMA sederajat dan speech (pidato dalam bahasa Inggris) untuk SMP diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya. Sebanyak 30  finalis akan menampilkan aksi terbaiknya, di hadapan dewan juri.

Menurut manager, Ms Artha Margaretha, SEC Siantar mengandalkan juri yang ahli di bidangnya. Antara lain, Reina Adelina Sipahutar MPd (Koordinator audit mutu internal LPM Universitas HKBP Nommensen), Mr Samuel Owens (Volunter Jury grom GBII) dan Novita Pardede S.Pd (Head of Sigma English Speaking Club departemen).

Menurut the head of comitte SEC, Ms. Jani Asmanthi, pelaksanaan speach Contest Siantar Simalungun telah diikuti lebih dari 300 peserta siswa/siswi tingkat SD, SMP/SMA dari Siantar- Simalungun.

Suksesnya kegiatan tersebut, didukung Pemerintah Kota Pematangsiantar, Dinas Pendidikan Siantar dan Simalungun, juga sponsor yang turut mendukung kesuksesan acara, seperti hetanews.com, PT.Kalbe Farma, PT Pafros dan Bank Indonesia.

Baca juga: Lomba Public Speaking Sigma Education Diikuti 300 Siswa

Ketua Yayasan Sigma Education Center Kota Pematangsiantar, dr. Lintong Nainggolan, Sp, OT, dalam arahan dan bimbingannya, mengungkapkan, jika bahasa Inggris menjadi salah satu bahasa yang harus dikembangkan dan dipelajari setiap anak.

Karena bahasa Inggris, bukan lagi sebagai bahasa yang asing, tapi harus karena merupakan bahasa internasional, sebagai penghubung dalam menjalin komunikasi antar Negara, katanya.

Speech contest  yang digelar SEC Siantar ini, menjadi ajang yang berkualitas untuk mencari bakat bakat anak. Siswa/i diajarkan untuk betani tampil di depan publik, menggali potensi anak untuk berbahasa Inggris, ungkapnya.

"Karena banyak anak yang berbakat dan lancar berbahasa Inggris, namun takut atau kurang percaya diri untuk tampil di depan umum,"kata Lintong.

Maka di Sigma, anak didik akan diajarkan dan dilatih untuk percaya diri dan dipastikan lancar dalam bahasa Inggris. Karena di Sigma, anak didik dibimbing oleh instruktur atau guru yang ahli di bidangnya, jelasnya.

Lintong juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung suksesnya acara tersebut. Khusus kepada Wali Kota Pematangsiantar, Hefriansyah dan Ketua TP PKK yang juga duta baca Kota Pematangsiantar yang telah memberikan partisipasinya melalui Dinas Pendidikan. Serta seluruh donatur dan sponsor yang telah berpartisipasi, ungkapnya.

Hanya Sigma Education yang baru pertama kali menggelar acara bertaraf internasional, di kota Pematangsiantar, dan nyatanya banyak siswa/i berbakat mengikuti contest tersebut.

Dengan harapan, SEC dapat membuat kompetisi yang lebih besar lagi di Pematangsiantar.

Demikian harapan seorang guru pendamping dari SMA Bintang Timur, Chandra Turnip yang turut berpartisipasi dalam acara tersebut.

Pengumuman pemenang peserta lomba akan dilakukan sore hari. Dan khusus speeling bee untuk siswa/i tingkat SD akan dilaksanakan pada Minggu (16/2/2020) besok, di Sigma Education Center.

Penulis: ay. Editor: gun.