HETANEWS.COM

Curi 7 Tandan Sawit, Japetrus Purba Diancam 8 Bulan Penjara

Terdakwa bersama petugas meninggalkan ruang sidang Cakra PN Simalungun. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Japetrus Purba (32), warga Nagori Silau Panribuan, dituntut 8 bulan penjara, dikurangi masa tahanan sementara yang telah dijalani.

Tuntutan jaksa Devica Octaviniwaty itu, dibacakan dalam persidangan, Jumat (14/2/2020), di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun.

Menurut jaksa, terdakwa telah terbukti bersalah melanggar Pasal 107 huruf d UU No 39 Tahun 2014 Tentang Perkebunan. Terdakwa ditangkap security kebun PTPN III Silau Dunia, pada Senin, 14 Oktober 2019, lalu, di blok A2A TM 2000 Afd IV, Nagori Silau Panribuan, Kecamatan Silau Kahean.

Terdakwa diamankan bersama barang bukti, 7 tandan sawit dan dinyatakan dikembalikan kepada PTPN III. Sedangkan sepeda motor Yamaha Vega R tanpa plat, dinyatakan dirampas untuk negara. Saksi yang melihat aksi terdakwa Abdul Rahman Lingga, Sufian dan Sabiran, langsung menangkap terdakwa dan dibawa ke Polsek.

Menurut terdakwa, dia disuruh Sugiaman Sitepu als Maman (DPO) untuk melangsir buah sawit dari ladangnya ke kampung. Akibat perbuatan terdakwa, PTPN III mengklaim kerugian Rp437.500.-

Atas tuntutan jaksa, terdakwa memohon kepada hakim agar hukumannya diringankan. Dengan alasan menyesal dan berjanji tidak akan mengulangi lagi. "Saya menyesal yang mulia, saya mohon agar hukuman saya diringankan,"katanya memohon kepada hakim.

Untuk mempertimbangkannya dalam putusan, ketua majelis hakim, Hendrawan Nainggolan, didampingi Aries Ginting dan Mince Ginting, masing - masing sebagai hakim anggota, menunda persidangan hingga sepekan.

"Untuk putusan sidang ditunda seminggu, “kata hakim.

Terdakwa bersama petugas meninggalkan ruang sidang Cakra PN Simalungun. (Foto/ay)

Penulis: ay. Editor: gun.
Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!