HETANEWS

Rizal Siregar Baru Menyesal Usai Dituntut 6 Tahun Penjara karena Sabu

Terdakwa Rizal bersama terdakwa lainnya, di ruang sidang Cakra PN Simalungun, menunggu giliran sidang. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Jaksa Barry Sugiarto Sihombing SH, menuntut terdakwa Rizal Siregar (40), dengan pidana penjara selama 7 tahun, denda Rp800 juta, subsider 6 bulan penjara.

Tuntutan itu, dibacakan jaksa dalam persidangan Jumat (14/2/2020), di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun.

Menurut penuntut umum, warga Huta III Karang Keri Pematang Silampuyang, Kecamatan Siantar itu, telah terbukti memiliki  0,18 gram sabu (bruto).

Dan dipersalahkan melanggar pasal 112 ayat (1) UUNo 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Didampingi pengacara, Sintong Sihombing SH dari Posbakum PN Simalungun, terdakwa secara lisan memohon kepada majelis hakim, agar hukumannya diringankan.

"Saya mohon hukuman saya diringankan yang mulia, saya menyesal dan berjanji tidak akan mengulangi lagi,"kata terdakwa di persidangan siang itu, di depan ketua majelis hakim, Hendrawan Nainggolan, didampingi 2 hakim anggota, Aries Ginting dan Mince Ginting.               

Kata jaksa, terdakwa ditangkap anggota Polres Simalungun, Marudut Nababan, Donal Tobing, dan Sandro Purba, pada Rabu, 4 September 2019 lalu, di Jalan Bas, Kecamatan Siantar.

Dari saku baju terdakwa, ditemukan bungkus permen kiss berisi sabu 0,18 gram.               

Menurut Rizal, sabu itu dibeli secara patungan, bersama Koko (DPO) dari Bram (DPO), di Jalan Merpati Siantar, seharga Rp100 ribu.

Tapi Koko pergi dan menurunkan terdakwa, di jalan Bas dengan alasan mau menjemput temannya.

Tak lama Koko  pergi, polisi datang dan mengamankan terdakwa, bersama barang bukti.

Hal yang memberatkan terdakwa menurut jaksa, jika perbuatannya tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkotika. Sedangkan hal meringankan, terdakwa bersikap sopan dan belum pernah dihukum.

Untuk pembacaan putusan, majelis hakim yang dibantu panitera pengganti, Jonni Sidabutar SH, menunda persidangan hingga Selasa (18/2/2020) mendatang.

Penulis: ay. Editor: gun.