HETANEWS

Sekolahnya Dibobol Maling, Pihak YPK Resmi Membuat Laporan ke Polres Siantar

Pelaku yang terekam CCTV sekolah.

Siantar, hetanews.com – Tidak terima sekolahnya dimasuki maling, pihak Yayasan Pendidikan Keluarga (YPK) yang berada di Jalan Jawa, Kelurahan Banten, Kecamatan Siantar Barat, resmi membuat laporan ke Polres Siantar, pada Kamis (13/2/2020) siang tadi.

Kapolres Siantar, AKBP Budi Pardamean Saragih, melalui Kasubag Humas, Iptu Rusdi Ahya, membenarkan laporan dari pihak sekolah tersebut.

"Tadi pihak sekolah datang ke Polres Siantar untuk membuat laporan kemalingan dan laporannya juga sudah kita terima. Untuk pelaku sendiri masih dalam lidik kita. Karena pelaku juga sudah kita lihat dari rekaman CCTV sekolah. Dan untuk kerugian sekitar Rp 40 juta lebih," akhir Iptu Rusdi Ahya, ketika berada di ruangannya.

Diberitakan sebelumnya, bahwa Sekolah Dasar YPK yang berada di Jalan Jawa, Kelurahan Banten, Kecamatan Siantar Barat, dibobol maling, pada Kamis (13/2/2020) dini hari, pukul 01.00 WIB.

Dalam kejadian ini, maling yang melakukan kejahatannya seorang diri itu, berhasil membobol dua ruangan, yakni Ruang Guru dan Ruang Tata Usaha.

Dan sebelum membobol ruangan itu, pelaku diketahui berjalan sendiri, dari arah Jalan Seram, menuju ke SD YPK untuk memantau situasi di sekitar.

Baca juga: Pembobol Sekolah SD YPK Terekam CCTV, Pelaku Bawa Kabur 6 Laptop dan Uang

"Lewat dia (maling) dengan jalan kaki dari depan sekolah sambil melihat ke arah sekolah. Pas kebetulan di atas gerbang sekolah, ada kamera pengintai (CCTV), jadi terlihat bang," ungkap seorang security, bernama Iqbal saat berada di depan gerbang sekolah.

Setelah situasi aman, kemudian maling yang diketahui menggunakan topi, jaket dan membawa tas ransel, memanjat pagar belakang sekolah.

"Manjat dia dari belakang pagar belakang sekolah bang, habis itu dia langsung ke ruangan guru dan merusak jerjak jendela ruangan it,  dengan alat gergaji. Setelah masuk kedalam, disitu ada 6 laptop milik guru dan semua laptop yang ada disitu dimasukkan kedalam tasnya bersama chargernya," ujarnya.

Lanjutnya, ketika sudah berhasil mengambil laptop itu, kemudian dia mengambil sebuah meja dan  diletakan tepat di bawah jendela ruang tata usaha. Dia juga merusak jendela (tata usaha) itu. Didalam ruang tata usaha, maling itu juga berhasil mengambil uang koperasi sekolah sebanyak enam juta dua ratus empat puluh ribu rupiah.

Penulis: res. Editor: gun.

Ikuti kami di Twitter, Instagram, Youtube, dan Google News untuk selalu mendapatkan artikel berita terbaru dari Heta News.