HETANEWS

Diduga Dikibusi, Rando Terpaksa Diadili karena Sabu

Petugas Waltah, Novenri menggiring terdakwa Rando. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Ronaldo Sihombing alias Rando (33), warga Jalan TVRI, Kelurahan Simarito, Siantar Barat, Kota Siantar, jadi terdakwa di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Kamis (13/2/2020).

Menurut dakwaan jaksa Dhoniel Ferdinan, terdakwa Rando ditangkap polisi setelah Prayit, pergi dengan alasan mengambil kaca pirex.

Padahal, Prayit yang mengajak dan memberikan uang kepada terdakwa untuk membeli sabu.

Rando didakwa memiliki sepaket sabu dan ditangkap, pada Senin, 14 Oktober 2019, lalu, sekitar pukul 15.30 WIB dari depan warung Simpang Kantor Nagahuta, Kecamatan Panombean Pane, Simalungun.

Sebelumnya, terdakwa disuruh oleh temannya, Prayit untuk membeli sabu kepada seseorang, di Gang Kampung Banjar.

Kemudian Prayit  (DPO) menyerahkan uang Rp 100 ribu kepada terdakwa.               

Ketika di perjalanan, Prayit memberikan uang Rp 10 ribu kepada terdakwa untuk beli aqua dan rokok.

Sementara Prayit, pergi ke rumah untuk mengambil kaca pirex.             

Setelah Prayit pergi, seketika itu juga, terdakwa ditangkap 3 polisi  dan menyuruh terdakwa mengeluarkan isi kantong celananya.

Satu paket sabu, seberat 0,36 gram ditemukan dan bersama barang bukti tersebut, ia diboyong ke Polres Simalungun untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.              

Terdakwa dijerat dengan pasal 114 atau pasal 112 UU No 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Terdakwa didampingi pengacara, Harfin Siagian SH, membenarkan dakwaan jaksa tidak mengajukan eksepsi.

Untuk mendengarkan keterangan saksi, sidang dipimpin majelis hakim, Roziyanti SH, Aries Ginting dan Mince Ginting, ditunda seminggu.

Penulis: ay. Editor: gun.

Ikuti kami di Twitter, Instagram, Youtube, dan Google News untuk selalu mendapatkan artikel berita terbaru dari Heta News.