HETANEWS

KPK Panggil Kepala Sekretariat PDIP terkait Kasus Suap PAW Harun Masiku

Jakarta, hetanews.com -  Penyidik KPK panggil Kepala Sekretariat DPP PDIP Adi Nugroho terkait kasus dugaan suap pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR. Adi Nugroho dijadwalkan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan.

"Adi Nugroho dipanggil sebagai saksi untuk tersangka WS (Wahyu Setiawan)," kata Plt Jubir Ali Fikri kepada wartawan, Kamis (13/2/2020).

Dalam kasus dugaan suap PAW anggota DPR ini, KPK menetapkan empat tersangka, yaitu Wahyu Setiawan, Agustiani Tio Fridelina, Saeful, dan Harun Masiku.

Wahyu dijerat saat menjabat Komisioner KPU, sedangkan Agustiani disebut sebagai orang kepercayaan Wahyu yang juga merupakan mantan anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Lalu, Saeful hanya disebut KPK sebagai swasta dan Harun adalah bekas caleg PDIP.

KPK menjerat Saeful dan Harun sebagai pemberi suap, sedangkan Wahyu dan Agustiani adalah penerimanya.

Harun disangkakan KPK memberikan suap kepada Wahyu terkait PAW anggota DPR dari PDIP yang meninggal dunia, yaitu Nazarudin Kiemas. Nama Harun disebut didorong DPP PDIP untuk menggantikan Nazarudin. Padahal, bila mengikuti aturan suara terbanyak di bawah Nazarudin, penggantinya adalah Riezky Aprilia.

sumber: detik.com

Editor: sella.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.