HETANEWS

Warga Siantar Merindukan Sosok Pemimpin Baru

Baliho tahapan Pilkada di Jalan Ade Irma Kota Pematangsiantar, Minggu 9 Februari 2020.

Siantar, hetanews.com – Warga Pematangsiantar merindukan sosok pemimpin baru.  Namun karena kesempatan warga ingin mengenal sosok calon Walikota, harapan ini pun kian sirna seiring tahapan Pilkada yang dirasa terlalu sempit.

Menjelang Pilkada  Pematangsiantar, tidak sedikit warga ingin mengenal dan menimbang siapa-siapa sosok walikota dan walikota yang siap untuk menjadi orang nomor satu di Pematangsiantar.

Sementara, pemilihan Walikota dan Wakil Walikota akan digelar pada 23 September 2020 mendatang. Namun hingga kini, siapa-siapa bakal calon Walikota maupun Wakil belum menunjukkan diri secara secara kepada masyarakat.

Sementara dalam hitungan waktu hingga pemilihan nanti, proses pengenalan calon pasangan calon Walikota dan wakil masih dirasa terlalu cepat.  Hingga masyarakat awam kesulitan memahami bagaimana visi misi dan calon yang bakal dipilih.

“Sampai sekarang belum tau kita siapa-siapa yang maju. Semua belum jelas. Ini sudah bulan Februari 2020, kalau gak mulai sekarang kita kenal kapan lagi. Padahal warga Siantar butuh pemimpin baru,” tukas salah seorang warga, M Girsang (56) ditemui di Jalan Singosari, Selasa (11/2/2020).

Kondisi lapangan H Adam Malik Pematangsiantar

Dia khawatir dalam tahapan Pilkada Serentak 2020 ini, proses pengenalan antara para calon Walikota dengan masyarakat tidak banyak. Warga hanya mengenal para calon dari baliho, media dan tim sukses.

“Yang kita khawatirkan kemudian adalah warga terpaksa memilih walikota hanya karena 1 bulan atau dua bulan saja dalam masa kampanye. kita gak punya kesempatan kenal seluk beluknya. Jadi kek beli kucing dalam karung saja,” ungkapnya.

Seperti yang diketahui, pengumuman pendaftaran pasangan calon dimulai 16 Juni 2020 – 18 Juni 2020. Kemudian pendaftaran pasangan calon (16 Juni 2020 – 18 Juni 2020).

Penetapan pasangan calon (8 Juli 2020 – 8 Juli 2020). Pengundian dan pengumuman nomor urut pasangan calon (9 Juli 2020 – 9 Juli 2020). Masa Kampanye (11 Juli 2020 – 19 September 2020).

Selanjutnya, debat publik dan debat terbuka (11 Juli 2020 – 19 September 2020). Kampanye melalui media massa (6 September 2020 – 19 September 2020).

Terakhir, masa tenang dan pembersihan alat peraga (20 September 2020 – 22 September 2020). Pemungutan dan penghitungan suara di TPS (23 September 2020 – 23 September)

Baca juga: Ojak-Effendi Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Jalur Perseorangan

Editor: edo.
Komentar 1
  • Johan Ananda
    Demi menjunjung kearipan lokal dan demi mewujudkan ketoleransian..maka kami ber harap putra putri asli etnis simalungun tampil sebagai walikota siantar .. supaya betul dan nyaman kearipan lokal dan toleransi yg sering di gembar gemborkan di kota siantar tercinta.