HETANEWS

Bah Damanik, Wisata Potensial yang Jauh dari Kepedulian Pemda

Air pancur dari mata air yang sangat menyejukkan, jernih dan segar. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Memiliki banyak wisata potensial di Kabupaten Simalungun, namun tampaknya jauh dari sentuhan dan kepedulian pemerintah daerahnya.

Di Kecamatan Sidamanik, banyak sekali objek wisata yang mulai dikenal, melalui promosi di medsos.

Seperti air terjun Bah Biak, dan Bah Damanik menjadi wisata menarik. Sayangnya, jalan menuju lokasi Bah Damanik yang hanya sekitar 400 meter dari jalan besar Sidamanik, dibiarkan berbatu dan berlobang, tak terawat.

Sehingga menyulitkan bagi wisatawan untuk masuk ke lokasi, bahkan bus pariwisata terparkir, di jalan besar dan wisatawan harus berjalan kaki menuju lokasi Bah Damanik. Padahal jika diperbaiki, jalan cukup lebar dan lahan parkir di sekitar lokasi juga luas.

Sehingga hanya mobil pribadi dan roda 2 yang bisa masuk ke lokasi. Bah Damanik saat ini cukup dikenal dan banyak dikunjungi wisatawan, baik lokal ataupun mancanegara. Sudah seyogianya jalan sepanjang 400 meter itu dibenahi melalui biaya Pemkab Simalungun ataupun biaya Dana Desa yang memang diperuntukkan bagi pembangunan atau akses desa.

Seperti dituturkan boru Saragih yang sudah hampir 10 tahun sebagai pengelola pondokan, menjual teh dan makanan ringan, di lokasi Bah Damanik kepada hetanews, Minggu (9/2/2020), jika tempat ini ramai dikunjungi, bukan hanya di hari libur Sabtu/Minggu dan Hari Raya. Tapi hari biasa juga ramai dikunjungi.

Bah Damanik sajikan pemandian alam yang natural. (foto/ay)

Saat ditanya dari mana saja pengunjung, menurutnya "artis saja sudah banyak yang kemari diantaranya shooting MTMA (My Trip My Adventure), Ruben Onsu juga, bahkan ada dari India membuat syuting film di sini,"katanya penuh semangat.

Juga pernah ada wisatawan dari Belanda, Malaysia dan dari kota di Indonesia, Padang, Jakarta, Medan, Pekanbaru dan lainnya, ungkapnya.

Mereka juga berharap, pemerintah ataupun pemerintah desa, mau memperbaiki jalan masuk ke mari. Karena banyak juga pengunjung yang mengeluh karena rusaknya jalan.

Pemerintah dapat mengelola tempat ini menjadi lebih baik dan indah. Dengan tetap membiarkan nuansa alami tersebut, tapi memperbaiki titi yang terbuat dari papan menjadi titi yang lebih kokoh di lokasi pemandian.

Demikian dikatakan Pak Dirman, salah satu pengunjung yang datang dari Tebing Tinggi, bersama keluarganya.

Bah Damanik menjadi wisata yang menarik dan tak perlu ragu datang kemari. Karena cuma bayar parkir Rp5000, sudah bebas ganti pakaian, dan pondokan tempat santai dibandrol Rp20 ribu hingga Rp25 ribu saja.

Minuman teh dan kopi, juga dipastikan murah dengan aneka makanan ringan ada di sana. Pengunjung juga bebas membawa bekal makanan/minuman sendiri. Ayo kunjungi wisata Simalungun Bah Damanik, di Desa Sarimatondang Kecamatan Sidamanik, hanya 30 menit dari kota Pematangsiantar.

Penulis: ay. Editor: gun.

Ikuti kami di Twitter, Instagram, Youtube, dan Google News untuk selalu mendapatkan artikel berita terbaru dari Heta News.