Simalungun, hetanews.com - Sri Handayani (43) dan anknya Dinda Avisa Quraeni (3)warga Kampung VI Nagori Talun Rejo Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun, tewas usai tergilas bus penumpang CV.Karya Agung BM 7717 RA, yang dikemudikan oleh  Ranto Situmorang (36), warga Jalan Josep Sinaga, Kelurahan Parapat, Kecamatan Girsang Simpangan Bolon. Sementara 1 korban mengalami luka luka.

Menurut keterangan kepolisian kecelakaan terjadin di Jalan Umum KM.3-3,5 jurusan Perdagangan-Siantar, Simpang Pajak Negeri, Nagori Bandar, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, Sabtu (8/2/2020) sore.

Sebelum kejadian, Bus CV Karya Agung dikemudikan Ranto Situmorang bermuatan dua penumpangnya Fernando Marbun (33) dan Josua Sipahutar (20) datang dari arah Kota Pematangsiantar menuju Perdagangan dengan kecepatan tinnggi.

Setiba dilokasi kejadian, kurang hati hati Ranto tidak dapat mengendalikan laju bus dikemudikannya langsung menabrak bagian belakang sepedamotor Honda Blade BK 5701 TAK dikendarai korban Sri Handayani  yang berbonceng dua anaknya yakni Dilawigati dan Avisa Quraeni.

Akibatnya Ibu dan anaknya yang berumur tiga tahun itu terhempas dan masuk kedalam kolong bus dikemudikan Ranto, sehingga menggilas keduanya.

Saat itu warga setempat menemukan Sri Handayani ditemukan dalam keadaan tewas ditempat,  sedangkan kedua putrinya, Dinda Avisa Quraeni dan Dilawigati mengalami luka luka dibawa ke RS Karya Husada Perdagangan.

Namun Dinda Avisa Quraeni tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit, sedangkan kakaknya Dilawigati mengalami luka ringan dan opname dengan kondisi luka luka. 

Kanit Laka IPDA Ramadhan Siregar, bersama personil piket datang kelokasi membantu personil Poslantas mengevakusi jenazah Sri Handayani visum kerumah sakit.

Lalu melakukan olah TKP dan mengamankan Bus CV Karya Agung beserta Ranto Situmorang dan sepedamotor Honda Blade milik korban.

“Kejadian kecelakaan sudah kita tangani, dan telah mengamankan bus CV Karya Agung dan supirnya, untuk saat ini masih dalam proses pemeriksaan," ujar Ipda Ramadhan.