HETANEWS.COM

Filipina Lapor Kasus Kematian Pertama Karena Virus Corona di Luar China

Virus corona memakan korban jiwa di luar China

China, hetanews.com - Departemen Kesehatan Filipina mengumumkan kematian pertama pasien di luar China yang dites positif virus corona baru (2019-nCoV). Kasus tersebut menjadi yang pertama terjadi di luar China.

Diketahui korban adalah warga China asal Wuhan yang sedang berlibur di Filipina, seorang pria berusia 44 tahun.

Sekretaris Department Of Health (DOH), Francisco Duque III, mengatakan pria itu dirawat di Rumah Sakit San Lazaro pada 25 Januari. Dia menderita pneumonia, demam, batuk, dan sakit tenggorokan.

Selama masa rawat inap, pasien menderita pneumonia berat. Lalu dalam beberapa hari kondisi pasien stabil dan menunjukkan tanda-tanda perbaikan.

"Namun, kondisi pasien memburuk dalam 24 jam terakhir yang mengakibatkan kematiannya" kata Duque.

Dia menambahkan bahwa selain terinfeksi 2019-nCoV, pria itu juga terinfeksi virus Influenza B dan bakteri Streptococcus pneumoniae.

"Banyak (kematian) di China telah diamati di 40 pertama, sebagian besar dari mereka terkena karena masalah medis yang lainnya," kata Duque.

DOH mengatakan mereka sekarang bekerja dengan kedutaan besar China dan akan mengkremasi jasad lelaki itu.

Sementara itu lebih dari 20 negara di luar China mengonfirmasi kasus virus corona baru termasuk di Amerika, Eropa, Asia, Australia, dan Timur Tengah.

sumber: detik.com

Editor: sella.

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!