HETANEWS

Kasus Bayi Jaminan Utang, Polisi Tawarkan Penangguhan Penahanan Ibunya

Eka dan suaminya serta bayi mereka

Pasuruan, hetanews.co, -  Suami Eka Septiana (28) mengaku siap merawat anaknya sendiri. Pria bernama Gunawan Wibisono itu menolak tawaran penangguhan penahanan istrinya yang menjadikan bayi mereka sebagai jaminan utang.

"Penyidikan kasus ini masih berlangsung. Kami juga sempat menawarkan penangguhan penahanan tersangka. Tapi suaminya dan keluarga nggak menerima," kata Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Pasuruan, Ipda Sunarti kepada detikcom, Rabu (29/1/2020).

Sunarti mengatakan, pihak keluarga terutama suami tersangka, menyerahkan proses hukum ke polisi. Keluarga juga menerima hukuman yang akan diterima Eka sesuai dengan kesalahannya.

"Suaminya mengaku siap merawat bayinya sendiri," terang Sunarti.

Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan menyerahkan KMN (2), bayi yang dijaminkan kepada ayahnya Gunawan pada Selasa (21/1/2020). Gunawan tampak bahagia menerima anaknya.

Ia juga sempat menghampiri istrinya yang sudah mengenakan baju biru bertuliskan tahanan. Eka ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

"Alhamdulillah terima kasih Pak Kapolres, terima kasih Polres Pasuruan sudah menemukan anak saya kembali dan terima kasih sudah diserahkan ke kami lagi," kata Gunawan.

Selain Eka Septiana (28), pria yang memberikan utang berinisial MH (40), warga Desa Pacarkeling, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan juga ditetapkan sebagai tersangka.

Sebelumnya diberitakan, Eka menjadikan bayinya sebagai jaminan utang. Namun kepada polisi, ia sempat bersandiwara dengan membuat laporan penculikan. Ia mengaku menjadi korban hipnotis dan bayinya dibawa kabur seseorang. Namun tak lebih dari 24 jam, polisi berhasil membongkar sandiwara yang sudah viral di media sosial tersebut.

sumber: detik.com

Editor: sella.