HETANEWS

Pulang Ambil Uang di ATM, Sepeda Motor Korban Dirampas Paksa Empat Kawanan Perampok

Kasubag Humas Polres Siantar, Iptu Rusdi Ahya, saat memberi keterangan, beberapa waktu yang lalu. (foto/res)

Siantar, hetanews.com - Empat kawanan perampok, merampas sepeda motor dua orang pelajar saat disuruh orang tuanya, mengambil uang di Anjungan Tunai Mandiri (ATM), di Jalan Kartini, Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat, Kota Siantar.

Bukan hanya merampok, para pelaku juga sempat memukul kedua korban, berinisial RAW (18) dan DN (14). Sehingga kawanan perampok ini, dengan leluasa membawa kabur sepeda motor honda beat milik korban.

Kasus ini telah resmi dilaporkan oleh orangtua korban, bernama Erita Simanjuntak (40), ke Polres Siantar dan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan.

Kapolres Siantar, AKBP Budi Pardamean Saragih, melalui Kasubag Humas, Iptu Rusdi Ahya, ketika dikonfirmasi, membenarkan perampokan tersebut dan telah menerima laporan dari korban.

"Sudah kita terima laporan dari korban, dan hingga sekarang, ke empat pelaku masih dalam penyelidikan. Kita juga sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP)," ujar  Iptu Rusdi, ketika di ruangannya, Selasa (28/1/2020), pukul 15.00 WIB.

Rusdi juga menjelaskan, bahwa perampokan itu terjadi, pada hari Senin (20/1/2020) lalu.

Yang mana orangtua dari korban berdomisili di Jalan SM Raja, Kelurahan Bahkapul, Kecamatan Siantar Sitalasari ini, menyuruh kedua anaknya untuk mengambil uang dari ATM BCA, di Jalan Kartini.

"Setelah selesai mengambil uang, kedua korban ini langsung pulang. Dan pada saat berada di Jalan SM Meraja, Kelurahan Bane, Kecamatan Siantar Utara, mereka dicegat oleh 4 orang kawanan perampok," terangnya.

Lanjutnya, kemudian sepeda motor korban diambil oleh kawanan perampok itu. Dan setelah sepeda motornya dibawa kabur, korban langsung menghubungi orangtuanya, bahwa sepeda motornya telah diambil 4 orang.

Bahkan korban juga mengatakan, bahwa para pelaku memaksa korban untuk turun dari sepeda motornya dengan cara didorong dan sempat dipukul saat mempertahankan sepeda motornya.

"Kemudian ibunya meminta tolong kepada pamannya agar pergi ke TKP untuk melihat kejadian yang menimpa kedua anaknya. Dan setelah kedua anaknya pulang ke rumah, salah satu tangan anaknya mengalami luka memar, lantaran dipukul pelaku," akhir Iptu Rusdi.

Penulis: res. Editor: gun.