HETANEWS.COM

Mangatas Minta BKD Panggil Anggota DPRD Yang Tak Hadir Paripurna

Suasana Rapat Paripurna DPRD pada Selasa 28 Januari 2020. Terlihat dua kursi kosong saat paripurna berlangsung.

Siantar, hetanews.com – Badan Kehormatan Dewan [BKD] DPRD Pematangsiantar diminta untuk memanggil anggota DPRD yang tidak hadir tanpa pemberitahuan selama rapat paripurna hak angket berlangsung. Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD, Mangatas Silalahi saat rapat Paripurna, Selasa (27/1/2020).

Pada kesempatan itu, Mangatas menyebutkan ada Anggota DPRD yang sama sekali tidak pernah hadir tanpa pemberitahuan, selama 3 kali rapat paripurna digelar. Satu orang diantaranya memberi keterangan sakit.

“Kalau Pak Astronot diberitahu sakit di Papua. Bu Nurlela ini kan gak ada pemberitahuan. Masa 3 kali  paripurna gak hadir,” kata Mangatas ditemui usai Paripurna.

Menurutnya, ini bukan persoalan ketidak ikutsertaan dalam pengajuan hak angket. Namun ketidakhadiran anggota DPRD tanpa pemberitahuan selama Paripurna berlangsung.

“Bukan soal itu [Angket]. Sedangkan beberapa kali dalam rapat-rapat gak hadir itu dihitung. Ini 3 kali rapat paripurna gak ada pemberitahuan. Jelas gak ada hubungannya [pengajuan hak angket],” ujar Mangatas yang saat itu didampingi Wakil Ketua Ronald Tampubolon.

Sesuai dengan Tatib DPRD, sebut Mangatas, BKD berkewenangan memantau dan mengevaluasi disiplin dan kepatuhan anggota DPRD terhadap sumpah/janji dan kode etik.

Ditempat yang sama, Ketua BKD DPRD, Dedy Putera Manihuruk mengaku akan mempelajari hal tersebut.

“Nanti kita tindak lanjuti, kita lihat dulu absennya, siapa-siapa yang gak hadir,” katanya. “Kita tanya dulu apa alasan gak hadir, kita gak bisa bilang juga kalau alasan tak hadir karena alasan politis,” sambungnya.

Ia mengakui bahwa Anggota DPRD dari Fraksi PDIP Astronot Nainggolan memberitahu dirinya sedang sakit. Sementara Nurlela Sikumbang anggota DPRD Komisi III belum memberi keterangan.

“Memang Pak Astronot kemarin disampaikan beliau sakit, kena Malaria. Kalau Bu Nurlela belum ada keterangan,” katanya berjanji memanggil anggota DPRD yang tak hadir tanpa pemberitahuan.

Plt Sekwan, Wanden Siboro, disinggung mengenai hal tersebut mengaku jika Sekretariat tidak melakukan absensi DPRD selama paripurna berlangsung.

Ia juga menyebutkan persoalan ketidakhadiran anggota DPRD di Paripurna merupakan internal DPRD yang dapat ditindaklanjuti BKD.

“Interen mereka itu. Mana ada kita absen, kecuali kalau kita absen. Itu kode etik mereka aja,” tukasnya. 

Baca juga: Walikota Hefriansyah Akan Dipanggil Panitia Hak Angket

Penulis: gee. Editor: edo.
Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!